Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Alwi Farhan Siap Tempur di Malaysia Terbuka

Basuki Eka Purnama
04/1/2026 11:47
Alwi Farhan Siap Tempur di Malaysia Terbuka
Tunggal putra Indonesia Alwi Farhan.(ANTARA/Nova Wahyudi)

TUNGGAL putra bulu tangkis Indonesia, Alwi Farhan, mematok target tinggi di awal musim 2026. Turnamen Malaysia Terbuka 2026, yang akan digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, pada 6–11 Januari mendatang, dibidiknya sebagai momentum krusial untuk mengawali perburuan poin menuju BWF World Tour Finals 2026 di Hangzhou.

Sebagai turnamen level Super 1000, Malaysia terbuka menjadi ajang pembuka kalender kompetisi yang sangat prestisius. 

Bagi Alwi, kesempatan untuk langsung berlaga di level tertinggi sejak awal tahun adalah sebuah kebanggaan sekaligus tantangan besar.

“Bangga bisa masuk Super 1000 dari awal tahun. Tahun baru semuanya dimulai dari nol, race to Hangzhou-nya juga kembali terbuka,” ujar Alwi dalam keterangan resmi PP PBSI, Minggu (4/1).

Alwi menyadari bahwa turnamen pembuka musim selalu memiliki atmosfer yang berbeda. 

Menurutnya, seluruh pemain akan datang ke Kuala Lumpur dengan semangat dan motivasi yang masih segar setelah jeda pergantian tahun. Hal inilah yang membuat persaingan di Malaysia Terbuka diprediksi akan berlangsung sangat ketat sejak babak pertama.

Meski demikian, Alwi memilih untuk bersikap realistis namun tetap optimistis. Ia menegaskan tidak ingin terbebani oleh target jangka pendek yang terlalu muluk, melainkan lebih fokus pada kualitas permainannya di lapangan.

“Di turnamen pertama ini semua orang punya semangat yang baru, antusias yang baru, begitu pun juga saya,” tutur Alwi.

Berbekal performa stabil di akhir musim lalu, Alwi berharap momentum positif tersebut dapat berlanjut hingga 2026. Ia menganggap partisipasinya di level Super 1000 ini sebagai panggung penting untuk mengukur kesiapannya bersaing dengan pemain-pemain elite dunia.

“Kita maksimalkan kesempatan dan momentum yang ada. Saya ingin mengeluarkan permainan terbaik,” tegas Alwi.

Walaupun memiliki ambisi besar untuk mengamankan poin sebanyak mungkin, Alwi tetap mengedepankan kerendahan hati. Ia menyatakan bahwa tugas utamanya saat ini hanyalah berusaha keras di atas lapangan, sementara hasil akhir merupakan ketetapan Tuhan.

“Tugas saya hanya berusaha, sisanya saya pasrahkan hasilnya kepada Tuhan,” pungkasnya.

Di ajang Malaysia Open 2026 kali ini, sektor tunggal Indonesia tidak hanya bertumpu pada Alwi. Indonesia juga menurunkan kekuatan terbaiknya melalui Jonatan Christie di sektor tunggal putra dan Putri Kusuma Wardani yang akan berjuang di sektor tunggal putri. 

Perjuangan para wakil Merah Putih di Malaysia akan menjadi tolok ukur awal kesiapan Indonesia menghadapi rangkaian turnamen panjang di sepanjang tahun ini. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya