Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Max Verstappen Tetap Santai Jelang GP Abu Dhabi 

Basuki Eka Purnama
06/12/2025 10:31
Max Verstappen Tetap Santai Jelang GP Abu Dhabi 
Pembalap Red Bull Max Verstappen saat tampil di FP1 GP Abu Dhabi.(AFP/Giuseppe CACACE)

SERI pamungkas Formula 1 musim 2025 akan segera tiba di GP Abu Dhabi. Namun, alih-alih disibukkan dengan tekanan perebutan gelar, pembalap Red Bull Racing, Max Verstappen, memilih untuk menjalani persiapan dengan santai, banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya sebelum terbang ke Uni Emirat Arab.

Verstappen datang ke Yas Marina Circuit, Minggu (7/12), untuk menghadapi duel penentuan gelar melawan duo McLaren, Lando Norris dan Oscar Piastri. Meskipun berada dalam situasi krusial, juara dunia empat kali beruntun ini menunjukkan ketenangan yang luar biasa.

Saat ditanya mengenai persiapannya, Verstappen mengungkapkan bahwa fokusnya sempat terbagi pada kegiatan di luar lintasan F1.

“Saya menghabiskan waktu dengan putri saya,” kata Verstappen, seperti dikutip dari laman resmi Formula 1.

Selain itu, pembalap asal Belanda ini juga sudah mulai merancang rencana balap untuk tahun depan, jauh dari atmosfer F1. 

“Saya memikirkan beberapa hal untuk World GT3 Championship tahun depan, memikirkan beberapa hal untuk tim balap simulasi saya juga, merencanakan untuk tahun depan. Hal-hal yang cukup sederhana sebelum tiba di sini,” ujar Verstappen.

Fokus Pada Proses, bukan Hanya Gelar

Verstappen, yang berusia 28 tahun, memiliki peluang besar untuk mencetak sejarah dengan meraih trofi pembalap Formula 1 terbaik di dunia untuk lima musim berturut-turut. Namun, ia menekankan bahwa keberhasilan di Abu Dhabi nanti adalah puncak dari upaya kolektif, bukan hanya sekadar persaingan individual.

Saat ini, ia berada di posisi kedua klasemen sementara dengan total 396 poin, terpaut 12 poinpemuncak klasemen, Lando Norris, yang mengumpulkan 408 poin.

“Saya sangat santai, saya hanya menikmati momen ini,” ujarnya. “Tapi bagi saya, ini bukan hanya dalam persaingan gelar juara, namun juga hasil kerja keras selama paruh musim, bekerja sama dengan tim dan kami bisa keluar dari kondisi krisis.”

Pernyataan ini menunjukkan bahwa Verstappen memandang balapan penentuan ini sebagai validasi atas kerja keras tim yang telah melewati masa-masa sulit, menegaskan mentalitasnya yang berfokus pada proses dan kinerja tim.

Dengan selisih 12 poin yang harus dikejar dari Norris, Verstappen akan memasuki trek Yas Marina dengan target utama: tampil apik dan memanfaatkan setiap peluang yang ada. 

Balapan GP Abu Dhabi dipastikan menjadi penutup musim yang paling dramatis dalam beberapa tahun terakhir. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik