Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Lando Norris Santai Hadapi Balapan Penentu Gelar Formula 1, GP Abu Dhabi

Basuki Eka Purnama
06/12/2025 07:40
Lando Norris Santai Hadapi Balapan Penentu Gelar Formula 1, GP Abu Dhabi
Pembalap McLaren Lando Norris saat tampil di sesi FP1 GP Abu Dhabi, Jumat (5/12).(AFP/Giuseppe CACACE)

PEMBALAP McLaren, Lando Norris, menyatakan kesiapan mentalnya menghadapi seri pamungkas Formula 1 musim 2025 di GP Abu Dhabi. Balapan di Sirkuit Yas Marina, akhir pekan ini, tidak hanya memperebutkan podium, tetapi juga menjadi penentu mutlak siapa yang berhak menyandang gelar juara dunia Formula 1.

Meskipun menjadi pusat perhatian dalam perebutan gelar perdananya, pembalap asal Inggris ini memilih untuk bersikap tenang. Norris menegaskan tekanan penentuan gelar tidak akan mengubah pendekatannya dalam balapan.

“Ini sama dengan setiap akhir pekan, tidak ada yang berubah,” ujar Norris, seperti dilansir dari laman resmi Formula 1, Sabtu (6/12).

Pernyataan ini menunjukkan upaya Norris untuk mengelola ekspektasi dan fokus pada performa di trek, alih-alih terdistraksi oleh drama perebutan gelar.

Perebutan Poin Krusial

Saat ini, Norris memimpin klasemen sementara pembalap Formula 1 dengan koleksi 408 poin. Ia hanya unggul 12 poin dari pesaing terdekatnya, sang juara bertahan dari tim Red Bull, Max Verstappen. 

Persaingan ini semakin ketat karena rekan setim Norris, Oscar Piastri, juga secara matematis masih memiliki peluang kecil untuk merebut gelar, menambah kompleksitas dalam penentuan di Sirkuit Yas Marina.

Secara hitungan matematis, Norris harus mengumpulkan setidaknya 15 poin dalam balapan pada Minggu (7/12) untuk dapat mengunci gelar juara dunia perdananya di ajang Formula 1. Jika berhasil, ia akan mengakhiri dominasi Verstappen dalam beberapa tahun terakhir.

Evaluasi Pasca-GP Qatar

Ketenangan yang ditunjukkan Norris datang setelah serangkaian evaluasi mendalam usai balapan di GP Qatar, akhir pekan lalu. 

Di Qatar, Norris gagal memanfaatkan posisi pole dan finis di urutan keempat, sebuah hasil yang membuatnya gagal mengunci gelar lebih awal.

Pembalap berusia 26 tahun ini mengaku telah mengulas tuntas hasil balapan yang kurang menyenangkan tersebut.

“Tentu saja, ada beberapa review akhir pekan lalu, sama seperti setelah setiap akhir pekan, sungguh. Hanya meninjau apa yang terjadi, apa yang jelas dan apa yang tidak baik bagi kami, beberapa kesalahan yang telah Anda lakukan,” jelas Norris.

Ia menambahkan bahwa fokus review tidak hanya pada kesalahan yang tampak jelas, tetapi juga pada hal-hal yang kurang kentara yang masih bisa ditingkatkan. 

“Itu adalah pemahaman normal pasca balapan, dan oleh sebab itu persiapan untuk balapan berikutnya,” tutup Norris. (Ant/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya