Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
FABIO Quartararo memberi penilaian awal terhadap mesin V4 Yamaha setelah menjalani tes MotoGP di Valencia. Meski mengaku menyukai karakter berkendaranya, ia menegaskan masih terlalu dini berharap banyak pada proyek baru pabrikan Jepang tersebut.
Yamaha sebelumnya memastikan akan meninggalkan mesin empat segaris dan beralih sepenuhnya ke V4 yang telah dikembangkan selama satu tahun terakhir.
Pada tes Selasa (19/11) di Valencia, Quartararo kembali menjajal motor tersebut dan mencatat 1 menit 29,927 detik atau menempati posisi kelima belas.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4. Kali ini, ia tetap berhati-hati dalam memberi penilaian meski menyisipkan sedikit pujian.
"Masih terlalu awal untuk mengatakan apakah saya senang atau tidak," ujar Quartararo dikutip dari Crash.
Quartararo mengungkapkan sesi tes berjalan terbatas karena Yamaha masih mencari kembali kekuatan utama motor sebelumnya, yakni rasa pada bagian depan.
"Kami tidak banyak melakukan putaran. Kami, bagi saya, menghabiskan banyak waktu mengubah banyak hal pada setelan karena kami jelas kehilangan titik terkuat kami, yaitu feeling bagian depan," katanya.
Ia menambahkan bahwa banyak waktu terbuang di garasi untuk menyesuaikan motor. "Kami mencoba mengubah banyak hal. Untungnya, besok kami punya satu hari lagi. Semoga tidak hujan, tapi itu akan menjadi hari penting," ucapnya.
Yamaha dijadwalkan melanjutkan tes privat di Valencia pada Rabu (19/11). Quartararo menyebut hari pertama terlalu singkat.
"Seperti yang saya bilang, hari ini sangat singkat. Kami tidak punya waktu, semuanya terburu buru hanya mencoba membuat motor bekerja," ujarnya.
Menurutnya, hari kedua akan menjadi penentu arah pengembangan. "Besok akan penting, terutama untuk menemukan arah dengan sasis, elektronik, mesin, dan aerodinamika," katanya.
Tes kali ini juga menjadi kesempatan baginya menyesuaikan gaya balap dengan konfigurasi V4. "Hari ini hanya untuk kembali sedikit dengan motornya, mencoba memahami sedikit lebih banyak, karena gaya mengendaranya berbeda dibanding empat segaris. Tapi saya suka cara berkendara motor V4," ucapnya.
Catatan waktunya dengan V4 sedikit lebih baik dibanding motor empat segaris, tetapi Quartararo menolak anggapan bahwa hal itu menandakan titik awal kedua motor kini setara. "Belum, karena pagi ini saya hanya melakukan dua lap dengan motor standar, dengan ban medium dan bahan bakar cukup banyak," ujarnya.
"Sore ini ban soft soft, mencoba mencari limit. Dan itu hanya lebih cepat setengah seperseratus detik. Jadi masih terlalu awal. Kami harus bekerja keras dan memberikan arah terbaik kepada para insinyur untuk merasakan apa yang bisa mereka lakukan." (I-3)
Yamaha tak punya batas waktu soal kapan Yamaha akan pindah dari inline 4 ke mesin berkonfigurasi V4.
YAMAHA mengungkapkan bahwa mereka sedang membangun mesin V4 untuk pertama kalinya.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Saat ini, kalender balap MotoGP dinilai masih sangat didominasi oleh pasar Eropa, dengan 14 dari 22 seri balapan masih dilangsungkan di Benua Biru tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved