Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mengalahkan wakil Malaysia Man Wei Chong/Kai Wun Tee dua gim langsung, 21-16 dan 21-15, untuk melaju ke final Hylo Terbuka 2025.
Bermain di Saarlandhalle, Saarbrucken, Jerman, Minggu (2/11) dini hari WIB, Sabar/Reza, yang merupakan unggulan keenam, di turnamen ini mengalahkan unggulan ketiga itu dalam waktu 34 menit.
Dalam keterangan resminya, Sabar mengaku meski pertandingan selesai dalam dua gim, namun laga tidak berjalan mudah, terutama karena dia menahan sakit pada bahunya.
"Hari ini, saya tidak terlalu memikirkan kondisi bahu, fokus saja ke pertandingan. Poin demi poin. Sakit terasa tapi saya coba meminimalisasinya," kata Sabar.
Sebelum bertemu di semifinal Hylo Terbuka, Sabar/Reza dan Man/Tee sudah bertemu tiga kali, dengan rekor pertemuan dipegang oleh wakil Indonesia karena unggul 2-1.
Meski unggul rekor pertemuan, Reza mengatakan salah satu kunci kemenangan di pertandingan ini adalah tak mempedulikan rekor pertemuan tersebut.
"Pertandingan hari ini sesuai instruksi pelatih dengan tampil menyerang dan menekan dari awal. Kami bisa mempertahankan tempo dari awal sampai akhir," kata Reza.
"Keunggulan rekor pertemuan bagi kami tidak terlalu berpengaruh karena setiap pertandingan pasti berbeda. 0-0 lagi. Jadi siapa yang lebih siap, mereka yang akan menang," tambah pebulu tangkis 27 tahun tersebut.
Di final yang akan dimainkan Minggu (2/110 waktu setempat, Sabar/Reza akan bertemu wakil Taiwan Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin, yang mengalahkan rekan senegara mereka Lee Jhe-Huei/Yang Po-Hsuan di semifinal dengan skor 21-17, 16-21, dan 24-22.
"Besok, di final, akan jadi pertemuan pertama kami dengan pasangan Chinese Taipei itu (Chiu Hsiang Chieh/Wang Chi-Lin). Semoga kami bisa menerapkan strategi dan pola permainan yang baik," ungkap Sabar.
Final Hylo Terbuka nanti menjadi kesempatan emas bagi Sabar/Reza untuk menjadi juara tahun ini setelah kegagalan mereka di dua final sebelumnya, di Makau Terbuka, awal Agustus, dan Indonesia Terbuka pada Juni.
Di Makau Terbuka, Sabar/Reza dikalahkan wakil Malaysia Junaidi Arif/Roy King Yap dengan skor 20-22 dan 18-21, sementara di Indonesia Open, ganda putra peringkat 11 dunia ini dikalahkan wakil Korea Selatan Kim Won Ho/Sea Seung Jae dengan skor 21-18, 19-21, dan 12-21.
"Sangat senang bisa ke final karena beberapa turnamen terakhir hasilnya belum memuaskan. Semoga besok bisa jadi juara," tutur Reza. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved