Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PERUBAHAN susunan pasangan di sektor ganda putra Indonesia mulai menunjukkan dampak positif dalam pembaruan peringkat Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) pekan ke-44 yang diumumkan pada Selasa (28/10).
Duet baru Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, yang kembali dipasangkan sejak Jepang Terbuka 2025 (Super 750), tampil konsisten dalam tiga bulan terakhir. Mereka mengoleksi sejumlah prestasi, di antaranya menjuarai Tiongkok Terbuka (Super 1000) serta meraih posisi runner-up di Korea Terbuka (Super 500), Denmark Terbuka (Super 750), dan Prancis Terbuka (Super 750).
Rangkaian hasil positif tersebut mendongkrak Fajar/Fikri naik delapan tingkat ke peringkat 17 dunia. Pasangan ini pun mulai dipandang sebagai tulang punggung baru sektor ganda putra Indonesia, berkat performa mereka yang stabil di kompetisi elite.
Sementara itu, pasangan muda Raymond Indra/Nikolaus Joaquin menunjukkan perkembangan menjanjikan setelah menjuarai Indonesia Masters II 2025 (Super 100) di Medan. Mereka sukses menekuk pasangan senior Korea Selatan/Malaysia, Choi Sol-gyu/Goh V Shem, lewat laga ketat tiga gim 21-18, 17-21, 24-22.
Kemenangan tersebut melesatkan Raymond/Joaquin naik 12 tangga menuju posisi 38 dunia dan membuka peluang mereka tampil di turnamen level yang lebih tinggi seperti Korea Masters (Super 300) serta Australia Terbuka (Super 500) pada November.
Tak kalah menarik, pasangan anyar Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat langsung membuat kejutan besar. Dalam dua turnamen perdana, mereka berhasil menaklukkan dua pasangan unggulan dunia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia) di Denmark Terbuka dan Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty (India) di Prancis Terbuka. Dua turnamen itu level Super 750.
Rentetan kemenangan itu mendongkrak peringkat Rian/Rahmat naik 54 posisi hingga kini berada di peringkat 151 dunia.
Para ganda putra Indonesia akan kembali beraksi pada Hylo Terbuka 2025 (Super 500) di Jerman pada 28 Oktober–2 November, sebagai kesempatan untuk menambah poin dan memperkuat posisi dalam persaingan dunia. (Ant/I-3)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved