Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DENGAN lebih dari 60% masyarakat Indonesia menggemari bulu tangkis, olahraga ini kini sejajar dengan sepak bola sebagai olahraga paling populer di Tanah Air. Minat yang tinggi ini juga tercermin dalam partisipasi, saat setengah penduduk Indonesia pernah bermain bulu tangkis dalam 12 bulan terakhir. Fakta tersebut terungkap dalam HSBC dan BWF Global Badminton Study 2024, yang menegaskan posisi Indonesia sebagai salah satu pasar terkuat bagi perkembangan olahraga ini.
Melihat potensi besar tersebut, HSBC bekerja sama dengan Federasi Bulu Tangkis Dunia (BWF) meluncurkan HSBC Coaching Clinic 2025. Inisiatif ini merupakan wujud nyata komitmen kedua pihak untuk mendorong pertumbuhan dan pengembangan bulu tangkis di seluruh dunia, sekaligus mendukung komunitas badminton Indonesia serta melahirkan lebih banyak talenta atlet nasional.
Selain itu, HSBC Indonesia juga memanfaatkan kesempatan ini dengan memberikan akses khusus bagi anak-anak dari nasabah Premier yang memiliki minat di bulu tangkis untuk menyalurkan bakat dan keterampilan mereka.
Program ini turut menghadirkan dimensi kemanusiaan melalui kolaborasi dengan Special Olympics Indonesia, yang memberi kesempatan bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk merasakan pengalaman berlatih bersama atlet profesional.
International Wealth and Premier Banking Director, HSBC Indonesia Lanny Hendra mengatakan, “Kerja sama HSBC dengan BWF menjadi bukti nyata dukungan kami terhadap olahraga sekaligus upaya mendorong gaya hidup sehat. Melalui kolaborasi ini, HSBC turut memperluas jangkauan bulu tangkis dan menginspirasi lebih banyak orang untuk bermain serta merasakan manfaat positif dari olahraga ini.”
Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund menambahkan, “HSBC telah menjadi mitra penting dalam mendukung visi BWF untuk memperluas jangkauan bulu tangkis di seluruh dunia. Melalui inisiatif seperti coaching clinic ini, kami dapat memastikan semakin banyak generasi muda yang terinspirasi untuk mencintai, memainkan, dan meraih prestasi di olahraga bulu tangkis.”
Greysia Polii, peraih medali emas Olimpiade yang berkolaborasi dalam HSBC Coaching Clinic 2025, mengatakan, “Bulu tangkis telah memberikan saya kesempatan untuk bermimpi besar dan meraihnya. Melalui pelatihan ini, saya ingin berbagi pengalaman, nilai sportivitas, dan semangat pantang menyerah. Saya berharap para peserta menyadari bahwa olahraga ini bisa membuka banyak peluang dan memberikan dampak positif dalam hidup mereka.”
Dengan dukungan tim pelatih berpengalaman, HSBC Coaching Clinic 2025 diharapkan menjadi wadah inspiratif yang mampu mengembangkan minat, keahlian, dan aspirasi generasi muda, sekaligus memperkuat hubungan HSBC dengan masyarakat. (Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
MERAYAKAN Hari Perempuan Internasional, Nestlé Indonesia memperingati dampak perempuan dalam setiap peran melalui talkshow inspiratif International Women’s Day 2025
Greysia menunjukkan semangat dan konsistensi tinggi menjadi kunci untuk meraih mimpi
Greysia Polii mengungkapkan dirinya banjir air mata saat melihat prestasi luar biasa ini, terutama karena emas yang diraih bukan berasal dari cabang bulu tangkis.
Mantan pemain bulu tangkis Indonesia Greysia Polii menilai ganda putri Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti bisa melangkah jauh di Olimpiade 2024 mendatang.
Buku biografi ini menceritakan berbagai kisah Greysia Polii di balik lapangan, peluh, dan tangis yang berujung senyum di podium juara, termasuk rumitnya polemik antarpemain ganda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved