Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Polandia Iga Swiatek menyatakan dirinya tidak menyangka bisa mengangkat trofi Wimbledon. Hal tersebut dia sampaikan seusai memenangi laga final kontra petenis Amerika Serikat Amanda Anisimova pada Sabtu (12/7) waktu setempat.
Dalam pertandingan yang disaksikan langsung Putri Kate Middleton itu, Swiatek membantai lawannya dengan skor 6-0 dan 6-0. Hasil itu menjadi kemenangan pertama bagi Swiatek di Wimbledon. Sejak 2019, Swiatek tidak pernah bisa menjuarai turnamen lapangan rumput itu.
"Rasanya luar biasa," kata Swiatek saat ditanya rasanya menjadi juara Wimbledon.
"Saya mengucapakan selamat untuk Anisimova untuk dua pekan yang luar biasa ini. Kamu harus bangga dengan kerja keras kamu dan saya harap kita bisa bertemu di final lagi di sini," sambung Swiatek.
"Saya tidak memimpikan ini (menjadi juara), bagi saya ini terlalu jauh. Saya merasa sudah menjadi pemain berpengalaman setelah memenangkan grand slam sebelumnya, tetapi saya tidak pernah menyangka yang ini."
"Saya benar-benar menikmati tahun ini dan saya merasa sangat berkembang di sini. Sampai jumpa tahun depan," tutup dia.
Sementara Anisimova seusai menerima trofi menyebut Swiatek adalah petenis yang luar biasa. Dia bahkan menyebut Swiatek adalah inspirasinya.
"Bisa mendapat trofi pertama di Wimbledon sangat spesial. Selamat untuk kamu dan tim kamu," kata Anisimova. (I-3)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Namun, performanya sempat terganggu oleh cedera siku yang memaksanya menjalani operasi setelah tersingkir di babak pertama Wimbledon pada Juli.
Sebelum ke Melbourne, Williams akan mengawali perjalanannya di Auckland Classic pekan depan.
Jannik Sinner kembali menjuarai turnamen akhir musim tanpa kehilangan satu set pun dan memperkecil jarak rivalitasnya dengan Carlos Alcaraz.
Novak Djokovic mengatakan kekalahan di AS Terbuka tidak menghentikan ambisinya meraih gelar Grand Slam ke-25.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved