Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz selangkah lebih dekat menuju gelar Wimbledon ketiga berturut-turut ketika ia mengalahkan favorit tuan rumah Cameron Norrie, Rabu (9/7) WIB, untuk mencapai semifinal Wimbledon.
Sebagai petenis peringkat dua dunia, Alcaraz tampil gemilang menyelamatkan kelima break point yang dihadapinya dalam kemenangan 6-2, 6-3, dan 6-3 setelah 1 jam 39 menit, untuk menjadi petenis aktif kedua yang melaju ke tiga atau lebih semifinal Wimbledon, bergabung dengan juara tujuh kali Novak Djokovic.
"Saya sangat senang bisa bermain di semifinal lagi di Wimbledon," kata Alcaraz seusai pertandingan, seperti disiarkan ATP.
"Ini sesuatu yang sangat istimewa dan sesuatu yang ingin saya lakukan di awal pekan. Saya sangat senang dengan level permainan saya hari ini melawan pemain sulit seperti Cam. Saya cukup yakin tidak ada yang berlatih lebih keras darinya, jadi saya senang melihatnya bermain di pertandingan seperti ini," lanjutnya.
Bertanding di perempat final Wimbleon untuk kedua kalinya, Norrie berusaha mengungguli Alcaraz dari baseline. Namun, petenis Spanyol itu tetap waspada dan sering kali menjebaknya dengan menyerang net, ketika ia memenangi 14 dari 16 poin saat memainkan servis dan voli.
Meskipun Alcaraz bermain bersih tanpa kesalahan di semua aspek melawan Norrie, ia sangat agresif dengan servis pertamanya. Ia menemukan celah dengan mudah, memenangi 89% (50/56) poin servis pertama dan melepaskan 12 ace.
Setelah meraih kemenangan ke-23 berturut-turut di level tur, Alcaraz akan bertemu Taylor Fritz di semifinal, lawannya yang kini unggul 2-0 dalam head to head mereka.
Petenis Spanyol itu berambisi menyamai rekor Bjorn Borg sebagai satu-satunya petenis putra di era tenis modern Open yang meraih gelar ganda Roland Garros-Wimbledon dalam dua tahun berturut-turut.
Fritz tiba di Wimbledon setelah meraih gelar keempatnya di Eastbourne, memperpanjang catatannya, dan meraih kemenangan di Stuttgart, dua pekan sebelumnya.
Petenis Amerika Serikat (AS), yang merupakan petenis aktif kedua setelah Djokovic dengan lima atau lebih gelar lapangan rumput, itu sedang dalam rentetan sembilan kemenangan beruntun.
"Dia bermain hebat," kata Alcaraz tentang Fritz.
"Dia sangat sukses: dua gelar, semifinal di Wimbledon... Saya akan siap untuk pertarungan itu."
"Selalu sulit melawannya. Saya akan fokus saja, tetapi saat ini saya ingin menikmati dan menghayati momen ini karena sungguh tidak mudah bermain di semifinal di sini," pungkas petenis berusia 22 tahun itu. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved