Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic membalaskan dendam yang telah lama ditunggu-tunggu, mengalahkan favorit tuan rumah Daniel Evans dengan 6-3, 6-2, dan 6-0, Rabu (3/7), untuk mencapai putaran ketiga Wimbledon
Menghadapi Evans untuk pertama kalinya sejak petenis Inggris itu mengalahkannya dengan kemenangan straight-set di Monte Carlo
Masters 2021, Djokovic tampil prima untuk menyamakan kedudukan head to head mereka.
"Saya pikir semua orang tahu bahwa itu akan menjadi suasana yang istimewa hari ini di lapangan," kata Djokovic usai pertandingan.
Juara Wimbledon tujuh kali itu melakukan servis dengan tepat sepanjang pertandingan, hanya kehilangan sembilan poin saat melakukan servis dalam pertandingan tersebut, dan menangani pukulan backhand Evans dengan tenang dalam kemenangannya selama 1 jam 47 menit.
"Jelas, seorang petenis Inggris di Inggris tidak pernah mudah dihadapi. Sulit mungkin bukan kata yang tepat, tetapi ia adalah pemain berkualitas baik yang memiliki banyak bakat, banyak sentuhan," ujar Djokovic.
"Untuk lapangan rumput, tempat bola tetap sangat rendah dengan slice-nya, ia dapat membuat banyak masalah untuk Anda jika Anda tidak dalam kondisi terbaik, yang menurut saya, sejujurnya, saya sudah melakukannya sejak awal," lanjutnya.
Dengan mengalahkan Evans di Centre Court, Djokovic mengungguli Roger Federer untuk penampilan tunggal putra terbanyak di putaran ketiga (19 kali) di turnamen rumput major di era modern tenis Open.
Pemegang rekor juara Grand Slam 24 kali itu kini memiliki catatan 99-12 di lapangan rumput Wimbledon.
"Itu berarti saya sudah bermain cukup lama," canda Djokovic, ketika ditanya tentang catatan penampilannya putaran ketiga.
"Sembilan belas kali. Itu statistik yang hebat. Mungkin hampir sama banyaknya dengan jumlah tahun yang dihabiskan Sinner dan Alcaraz dalam
hidup mereka, tetapi saya tetap menikmatinya," ungkap Djokovic.
"Olahraga ini telah memberi saya begitu banyak... Wimbledon tetap menjadi turnamen paling istimewa di hati saya, turnamen yang selalu saya impikan untuk dimenangi saat saya masih kecil, jadi sejarah apa pun yang dibuat di sini jelas sangat istimewa bagi saya," imbuh petenis berusia 38 tahun itu.
Djokovic mengakhiri kemenangannya atas Evans dengan 46 pukulan winner berbanding 19. Ia sekarang memiliki catatan 23-8 untuk musim 2025, termasuk perjalanannya menuju gelar tur ke-100 pada Mei di Jenewa.
Selanjutnya, Djokovic yang berusaha meraih kemenangan ke-100 di babak utama Wimbledon, akan bertemu dengan sesama petenis Serbia Miomir Kecmanovic. Petenis No. 49 dunia itu sebelumnya mengalahkan Jesper de Jong 1-6, 6-3, 6-2, dan 6-4. (Ant/Z-1)
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
PETENIS asal Indonesia Janice Tjen bersama pasangannya asal Polandia Katarzyna Piter sukses ke babak final Hobart International 2026 mengalahkan unggulan ketiga ajang WTA 250
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Fokus studi Casper Ruud tertuju pada nama-nama seperti petenis 19 tahun asal Brasil, Joao Fonseca, dan talenta Rep Ceko, Jakub Mensik.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved