Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP McLaren, Lando Norris, menegaskan bahwa dirinya tidak akan menganggap musim 2025 sebagai kegagalan, meski harus gagal meraih gelar juara dunia Formula 1 pertamanya.
Setelah memenangi GP Austria akhir pekan lalu, Norris berhasil memangkas jarak dengan pemuncak klasemen sementara yang juga rekan setimnya, Oscar Piastri, menjadi hanya 15 poin.
Menjelang balapan kandang di Silverstone, Inggris, Norris mengaku sudah berkembang dibanding musim lalu, meskipun sempat melakukan sejumlah kesalahan krusial.
“Saya harus mengatakan bahwa saya belum berhasil mencapai target saya, tapi saya tidak berpikir itu bisa disebut kegagalan,” ujar Norris dikutip Channel News Asia.
“Saya merasa saya tidak gagal dalam arti sesungguhnya. Mungkin saya hanya belum mencapai potensi yang saya yakini bisa saya capai atau level yang seharusnya saya tunjukkan di beberapa momen.”
Norris (25) memulai musim ini sebagai salah satu unggulan juara. Namun, dominasi justru datang dari Piastri yang sejauh ini telah memenangkan lima seri, berbanding tiga kemenangan milik Norris. Perlombaan gelar tampaknya kini mengerucut pada dua pembalap McLaren, dengan Max Verstappen tertinggal 46 poin dari Norris.
“Kalau segalanya jauh lebih mudah dan saya tidak mencapainya, mungkin itu bisa disebut kegagalan. Tapi dengan 24 balapan dalam satu musim, menghadapi para pembalap terbaik di dunia, saya tidak pikir itu bisa disebut kegagalan. Mungkin lebih tepatnya saya belum berhasil,” tambah Norris.
Performa Norris musim ini sempat terganggu oleh kesalahan di sesi kualifikasi maupun balapan. Namun di Spielberg, Austria, ia tampil dominan dan berhasil mengungguli Piastri yang menempel ketat sepanjang lomba.
“Saya rasa saya sudah berkembang. Mungkin dari luar orang akan menilai sebaliknya karena saya membuat beberapa kesalahan. Tapi secara pribadi, saya merasa sudah menjadi pembalap yang lebih komplet," ujarnya.
Menurutnya, tekanan yang paling berat justru datang dari dirinya sendiri. Karena, ada terlalu banyak hasrat untuk meraih yang terbaik. “Saya ingin memberikan hasil terbaik bagi tim dan saya ingin menang. Saya rasa saya kadang memberi tekanan terlalu besar pada diri sendiri, tapi sekarang saya mulai memahami hal itu," sebut Noris.
Menghadapi GP Inggris yang merupakan balapan kandangnya, Norris justru tak merasa terbebani. Meski belum pernah menang di Silverstone, ia memilih melihat dukungan publik sebagai sumber semangat.
“Itu malah jadi pengalih perhatian yang positif, dengan hadirnya para penggemar dan pendukung,” kata dia. “Kita jadi lebih menikmati momen, ketimbang merasa terbebani oleh pikiran bahwa kita harus menang demi mereka, walau pikiran itu pasti ada sebelum akhir pekan dimulai.” (I-3)
Pembalap Ferrari Charles Leclerc optimistis bahwa peta persaingan akan semakin merata karena setiap tim Formula 1 memulai pengembangan dari titik nol.
Pembalap Red Bull Isack Hadjar kehilangan kendali di tikungan terakhir yang sangat cepat. Mobilnya melintir dan menghantam pembatas jalan dengan bagian belakang terlebih dahulu.
Seorang juru bicara Williams menyebut bahwa absen di tes pramusim Formula 1 tersebut adalah "hasil rekayasa teknik yang lebih baik" di tengah situasi yang ada.
Setelah gagal meraih satu pun kemenangan sepanjang musim 2025, Ferrari dituntut untuk tampil kompetitif sejak balapan pembuka musim depan.
Max Verstappen kini memegang peran sebagai pilar penting tim Red Bull, dengan terlibat aktif dalam proses evolusi kendaraan, terutama menjelang perubahan regulasi besar-besaran pada 2026.
Audi masuk ke Formula 1 untuk pertama kalinya setelah mengambil alih tim Sauber yang berbasis di Swiss, dengan ambisi yang tidak main-main: mendominasi sejarah olahraga ini.
Pembalap McLaren, Lando Norris, dipastikan akan menggunakan nomor 1 pada jet daratnya di ajang Formula 1 musim depan.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Lando Norris menyatakan keyakinannya bahwa Oscar Piastri, yang menjadi rival terberatnya sepanjang musim, akan mengikuti jejaknya dan merebut gelar juara dunia suatu saat nanti.
Keputusan Lando Norris itu mengikuti jejak para juara dunia sebelumnya yang memilih untuk menyandang nomor tertinggi tersebut sebagai lambang pengakuan atas dominasi mereka.
LANDO Norris menegaskan kebanggaannya usai berhasil meraih gelar juara dunia Formula 1 (F1) untuk pertama kalinya pada akhir musim 2025.
KESUKSESAN Lando Norris merebut gelar juara dunia Formula 1 2025 memantik apresiasi luas pada Minggu (7/12) waktu setempat, setelah ia finis ketiga di Grand Prix Abu Dhabi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved