Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MARC Marquez kembali menunjukkan kelasnya sebagai kandidat kuat juara dunia musim ini setelah berhasil menjuarai GP Italia 2025.
Pembalap Ducati itu tampil dominan dalam balapan yang digelar di Sirkuit Mugello, Minggu (22/6) malam WIB.
Laga dimulai dengan persaingan ketat saat Francesco Bagnaia (Ducati) berhasil mengambil alih posisi terdepan dari Marquez. Akan tetapi, persaingan itu dimenangkan Marquez.
Setelah itu, giliran duet kakak-beradik saling berebut posisi, Marc dan Alex Marquez, yang saling sikut untuk posisi terdepan.
Akan tetapi, Marquez tampil perkasa dengan tetap menjaga posisi terdepan. Alex finis di posisi kedua, sementara Fabio Di Giannantonio berhasil melengkapi podium ketiga.
Marco Bezzecchi finis kelima, diikuti Franco Morbidelli, Raul Fernandez, Pedro Acosta, Brad Binder, dan Ai Ogura yang melengkapi sepuluh besar.
1. Marc Marquez
2. Alex Marquez
3. Fabio Di Giannantonio
4. Francesco Bagnaia
5. Marco Bezzecchi
6. Franco Morbidelli
7. Raul Fernandez
8. Pedro Acosta
9. Brad Binder
10. Ai Ogura
(I-3)
George Russel gagal tampil impresif dengan finis di urutan kelima GP Italia yang berlangsung di Sirkuit Monza, Minggu (7/9).
Insiden kontak dengan Liam Lawson tersebut membuat Yuki Tsunoda harus puas menyelesaikan GP Italia dengan finis di urutan ke-13.
Pembalap Red Bull Max Verstappen tampil dominan untuk meraih kemenangan di balapan Formula 1 GP Italia 2025 di Sirkuit Monza, Minggu (7/9)
Francesco Bagnaia kembali gagal bersaing di balapan utama setelah finis di urutan keempat dalam balapan utama GP Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu (22/6).
Marc Márquez kembali menunjukkan kelasnya dengan memenangi Sprint Race Moto GP di GP Italia yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Sabtu (21/6).
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved