Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, memboyong dua gelar juara pada turnamen ITF W35 Luzhou di Tiongkok, Minggu (15/6). Dia meraih gelar juara di nomor tunggal putri kemudian ganda putri bersama rekannya sesama petenis nasional Priska Madelyn Nugroho.
Pada final nomor tunggal, Janice tampil dominan menghadapi petenis tuan rumah Fangzhou Liu. Dia menang dua set langsung dengan skor 6-0, 6-4.
Adapun di nomor ganda, Janice bersama Priska membekap pasangan asal Jepang, Saki Imamura dan Ikumi Yamazaki dengan skor 6-4, 6-3 di partai final.
“Tidak mungkin mengharapkan minggu yang lebih baik. Membawa pulang gelar tunggal dan ganda di W35 Luzhou," ucap Janice dalam unggahan di akun media sosialnya.
“Senang bisa berada di lapangan bersama Priska Nugroho, ayo terus berjuang untuk lebih banyak lagi,” imbuh Janice.
Pencapaian itu memperpanjang rekor kemenangan Janice sepanjang musim ini. Ia melaju ke final tanpa kehilangan satu set pun.
Raihan dua gelar di nomor tunggal dan ganda di Luzhou mengulang hasil Janice pada turnamen dengan lebel serupa di Goyang, Korsel, awal Mei lalu.
Hingga tengah tahun ini, Janice sudah mengoleksi empat gelar tunggal dan dua di sektor ganda untuk ITF Womens World Tennis Tour. Pekan depan, dia masih akan berlaga di ajang ITF W50 Taizhou. (I-3)
Janice Tjen takluk dari wakil Kazakhstan, Yulia Putintseva, melalui pertarungan sengit tiga set dengan skor 6-3, 3-6, dan 4-6 di putaran pertama Miami Terbuka.
Janice Tjen berpotensi tantang peringkat 3 dunia Elena Rybakina di Miami Open 2026. Mampukah bintang tenis Indonesia ini lewati adangan Putintseva? Cek infonya
Nama petenis kelahiran Jakarta tersebut tercantum dalam daftar peserta yang dirilis oleh WTA. Janice termasuk dalam 44 petenis.
Menghadapi unggulan ketujuh, pasangan Cristina Bucsa (Spanyol) dan Nicole Melichar-Martinez (Amerika Serikat), duet Janice/Chan dipaksa menyerah lewat drama super tie-break.
LANGKAH petenis andalan Indonesia, Janice Tjen, harus terhenti lebih awal di turnamen WTA 1000 Indian Wells 2026 setelah menderita kekalahan dramatis dalam pertarungan tiga set
PETENIS putri Indonesia, Janice Tjen, memilih menatap ajang Indian Wells 2026 dengan pendekatan realistis. Ia tidak memasang target khusus, melainkan berfokus pada peningkatan kualitas.
Janice Tjen lolos ke final Jinan Open 2025 setelah kalahkan Lulu Sun di semifinal. Priska Madelyn Nugroho terhenti di semifinal.
Priska/Hiroko, yang merupakan unggulan ketiga menjadi runner up setelah tidak mampu menghalau pasangan Jepang-Korea Selatan unggulan kedua Saki Imamura/Sohyun Park.
Gelar juara dari Tiongkok menjadi yang pertama diraih Priska pada tahun ini.
Indonesia memperbaiki peringkat di SEA Games kali ini yang digelar di Kamboja.
Pertarungan sebenarnya benar-benar berat bagi petenis 19 tahun itu, karena ia sempat tertinggal jauh dari sang lawan, namun kemudian berhasil mengejar dan menjadi pemenang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved