Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS putri Indonesia Priska Madelyn Nugroho yang berduet dengan petenis Jepang Hiroko Kuwata menjadi runner up ganda putri ITF W100 Incheon di Korea Selatan.
"Bersyukur dengan apa pun yang terjadi. Terima kasih, Tuhan," tulis Priska dalam unggahan bersama Hiroko usai upacara penyerahan trofi,
Minggu (28/9).
Priska/Hiroko, yang merupakan unggulan ketiga menjadi runner up setelah tidak mampu menghalau pasangan Jepang-Korea Selatan unggulan
kedua Saki Imamura/Sohyun Park dengan 3-6, 6-4, dan 7-10.
Dalam perjalanan menuju final, Priska/Hiroko sukses membungkam pasangan tuan rumah Heerae Im/Dabin Kim dengan straight set
di putaram pertama.
Namun, Priska/Hiroko harus bekerja lebih keras di babak perempat final ketika bertemu pasangan Korea Selatan Dayeon Baek/Eunhye Lee, Mereka akhirnya mengemas kemenangan rubber set untuk melaju ke semifinal.
Priska/Hiroko kembali tampil prima pada babak empat besar, menundukkan unggulan pertama asal Jepang dan Thailand Momoko Kobori/Peangtarn Plipuech dengan straight set.
Sayangnya, Priska/Hiroko tidak dapat membawa tren positif itu ketika bertemu mantan pasangan Priska di babak puncak -- Priska pernah berpasangan dengan Saki dan Sohyun dalam ajang ITF sebelumnya.
Selain ganda, Priska juga turun di sektor tunggal ITF W100 Incheon. Namun, petenis berusia 22 tahun itu terhenti di putaran pertama setelah kalah dari petenis kualifikasi Varvara Panshina 1-6, 6-2, dan 5-7.
Sebelum kembali ke Asia, Priska menjalani tur Eropa bulan lalu. Di sana, Priska berhasil meraih gelar juara ganda ITF W35 Erwitte di Jerman, bersama parternya petenis Belgia Tilwith Di Girolami.
Namun, dalam turnamen itu, Priska juga harus kandas di putaran pertama di sektor tunggal. ITF W35 Erwitte menjadi turnamen keempat Priska dalam tur Eropa.
Priska memulai tur Eropa dengan ITF W35 Horb di Jerman pada akhir Juli, kemudian berlanjut ke ITF W75 Hechingen, dan turnamen Flanders Ladies Trophy Koksijde ITF W50+H KOKSIJDE di Belgia. (Ant/Z-1)
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Analisis taktik Janice Tjen yang sukses menumbangkan pemain unggulan. Variasi pukulan dan kecerdasan lapangan jadi kunci utama.
Ranking WTA Janice Tjen terbaru 2026 mengalami lonjakan signifikan. Simak posisi terkini, prestasi, dan peluang petenis Indonesia ini ke 50 besar dunia.
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Capaian tersebut juga menunjukkan konsistensi Janice Tjen meraih dua gelar dalam satu ajang selama tiga pekan beruntun setelah ITF W35 Luzhou dan ITF W50 Taizhou.
Pencapaian di Tiongkok juga diraih bersama Priska Madelyn Nugroho.
Aldila Sutjiadi dan Janice Tjen, yang menempati unggulan kedua di turnamen tersebut, tampil dominan untuk meraih kemenangan dengan skor 6-2 dan 6-1.
Pengamat lingkungan Sony Teguh Trilaksono mempertanyakan rendahnya komitmen pemerintah daerah Jakarta dan sekitarnya menjalankan program pengolahan sampah terintegrasi
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta resmi menghentikan proyek Fasilitas Pengolahan Sampah Terpadu Antara atau 'Intermediate Treatment Facility' (ITF).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved