Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BOSS tim Formula 1, Red Bull, Christian Horner, hanya memiliki satu target untuk Yuki Tsunoda, yaitu finis sedekat mungkin dengan Max Verstappen.
Pembalap Jepang berusia 24 tahun itu diumumkan menggantikan Liam Lawson, pekan lalu, usai pembalap Selandia Baru itu dicoret Red Bull saat musim Formula 1 baru berlangsung dia balapan.
Tsunoda akan berduet dengan Verstappen untuk kali pertama akhir pekan ini di GP Jepang di Sirkuit Suzuka.
Saat Red Bull menduduki peringkat tiga di klasemen konstruktor setelah dua balapan, Tsunoda mengaku Horner meminta dirinya agar bisa finis sedekat mungkin dengan Verstappen untuk mendukung upaya tim itu menjadi juara konstruktor.
Verstappen berada di peringkat kedua klasemen pembalap, tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen, pembalap McLaren Lando Norris.
"Pada akhirnya, Red Bull fokus mengantarkan Max menjadi juara Formula 1," ujar Tsunoda kepada BBC Radio 5 Live.
"Dia telah membuktikan diri layak menjadi juara dunia meski Red Bull tengah terseok."
"Untuk saya, Horner meminta saya finis sedekat mungkin dengan Max," lanjutnya,
Lawson dipromosikan dari tim kedua Red Bull untuk musim 2025 namun dipulangkan ke Racing Bulls setelah terpuruk di GP Australia dan GP Tiongkok.
Lawson meraih start ke-18 di GP Australia dan gagal finis karena kecelakaan.
Di Tiongkok, pembalap Selandia Baru itu finis ke-14 di Sprint Race dan ke-12 di balapan utama.
Tsunoda, yang telah membela tim lapis kedua Red Bull sejak melakukan debut di Formula 1 pada 2021, mengaku tidak sabar tampil di GP Jepang, balapan kandangnya.
"Pastinya, saya ingin meraih poin atau bahkan naik podium. Namun, secara realistis, membalap dengan mobil baru secara minim latihan, akan berat. Jadi, jika saya berhasil finis di 10 besar, saya sudah akan sangat senang," tegas Tsunoda. (bbc/Z-1)
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Sebelumnya, Verstappen sempat dikabarkan akan kembali memakai nomor 33 yang identik dengannya sebelum meraih gelar juara dunia pada 2021.
Helmut Marko, yang juga dikenal sebagai tangan kanan mendiang salah satu pendiri Red Bull, Dietrich Mateschitz, telah menjadi arsitek di balik program pembalap junior tim Formula 1 itu.
Pembalap Red Bull Max Verstappen mengaku bangga dengan perjuangan yang telah ia dan timnya lakukan, meski hasil akhir tidak sesuai harapan.
Jelang GP Abu Dhabi, pembalap Red Bull Max Verstappen memilih untuk menjalani persiapan dengan santai, banyak menghabiskan waktu bersama keluarganya sebelum terbang ke Uni Emirat Arab.
Pembalap Red Bull Yuki Tsunoda tetap optimistis soal kariernya di Formula 1 meski tidak lagi mengisi satu dari dua kursi pembalap utama timnya di musim 2026 setelah digantikan Isack Hadjar.
Pembalap Red Bull Yuki Tsunoda tetap optimistis soal kariernya di Formula 1 meski tidak lagi mengisi satu dari dua kursi pembalap utama timnya di musim 2026 setelah digantikan Isack Hadjar.
Red Bull tengah mempertimbangkan posisi Yuki Tsunoda, yang masih belum ada keputusan mengenai kontraknya dengan Racing Bulls.
Yuki Tsunoda gagal melaju dari fase pertama Sprint Qualifying GP Amerika Serikat 2025 akibat kesalahan waktu dari tim Red Bull.
Insiden kontak dengan Liam Lawson tersebut membuat Yuki Tsunoda harus puas menyelesaikan GP Italia dengan finis di urutan ke-13.
Yuki Tsunoda, yang baru saja bertukar posisi tim dengan Liam Lawson, Maret lalu, tengah mengalami proses yang cukup sulit untuk beradaptasi di tim Red Bull.
Tampil di hadapan publik sendiri, Yuki Tsunoda gagal memenuhi ekspektasi dengan hanya menempati posisi ke-15, terpaut satu tempat dari Liam Lawson, yang dia gantikan di Red Bull.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved