Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mengatakan tetap menjaga fokus persiapan mereka
menjelang rangkaian BWF World Tour Finals (WTF) 2024 di Hangzhou, Tiongkok, 11-15 Desember, meski harus berlatih terpisah.
Hal itu menyusul keduanya yang tengah membela klub masing-masing di Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2024, pekan ini.
"Kami tahu kondisinya tidak banyak (berlatih bersama) buat persiapan WTF, cuma ada waktu seminggu sejak kita pulang dari Tiongkok (Masters), lalu kembali ke sini untuk membela tim (di Kejurnas)," ungkap Sabar saat ditemui di GOR UNJ Rawamangun, Jakarta Timur, Kamis (5/12).
"Jadi, ya, kita berdoa saja dan kita adaptasi dan latihan di Kejurnas ini. Kalau dari latihannya pisah, kan, kita sudah partner-an lama, ya, semoga chemistry-nya di WTF tetap solid," tambahnya.
Pada kesempatan terpisah, Reza mengungkapkan bahwa keduanya memiliki target untuk bisa lolos ke babak semifinal pada ajang puncak tahunan bulu tangkis dunia tersebut.
Sabar mengatakan, mereka memang memiliki harapan untuk bisa setidaknya mencapai partai empat besar, walaupun tidak dipungkiri perjalanannya tidak akan mudah.
"Kita fokus match by match karena kita tahu juga lawannya tidak ada yang mudah, pasti akan tough di semua match-nya. Semoga target (bisa) ke semifinal, tapi kita fokus one by one saja," kata Sabar.
Ganda putra peringkat 11 dunia itu pun mengaku masih belum menyangka untuk pertama kalinya bisa menembus BWF World Tour Finals tahun ini. Terlebih, mereka lolos sebagai pasangan nonpelatnas.
"Sebenarnya ini unexpected bagi kita berdua, cuma, ya, kita sangat bersyukur bisa diberkati masuk ke WTF, performanya meningkat dari awal ke akhir tahun, dan semoga kami bisa konsisten terus," pungkas pebulu tangkis yang akrab disapa Boy itu. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved