Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani memiliki target untuk lolos ke babak semifinal di turnamen puncak tahunan BWF, World Tour Finals (WTF) 2024 di Hangzhou, Tiongkok, 11-15 Desember.
"Inginnya, target mau ke semifinal dulu. Tapi, di setiap match harus fokus dan nothing to lose," ungkap Reza saat ditemui di Jakarta Timur, Senin (2/12).
Saat ditanya soal target tersebut, Reza mengaku memiliki harapan bisa menembus babak semifinal di WTF pertama mereka itu.
Namun, target utama bagi pasangan ganda putra peringkat 13 dunia itu adalah dapat tampil baik dan lepas di semua babak yang mereka lakoni.
"Kami tidak mau terbebani (soal target), semua orang kalau dituntut ini-itu, makin banyak beban pikirannya. Jadi kami mau main biasa, seperti di Tiongkok (Masters) kemarin bisa lepas mainnya," ujar dia.
Lebih lanjut, Reza mengatakan ia dan Sabar senang dan terkejut saat memiliki kesempatan tampil ajang WTF untuk pertama kalinya.
Mereka pun mulai fokus mengejar poin agar bisa menjadi wakil kedua Indonesia di sektor ganda putra bersama Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto pada tiga turnamen Asia, yakni Korea Masters, Kumamoto Masters, dan Tiongkok Masters.
"Ketika lihat drawing 16 besar (Tiongkok Masters) melawan (unggulan pertama) Tiongkok (Liang Wei Keng/Wang Chang), kami terpacu mau main di WTF, semangatnya bertambah. Kita semua tidak ada yang menyangka bisa masuk final (Tiongkok Masters)," ungkap Reza.
Mengenai persiapan Sabar/Reza menjelang WTF 2024 di Hangzhou, Reza mengatakan keduanya berlatih secara terpisah karena sama-sama mengikuti Kejuaraan Nasional (Kejurnas) PBSI 2024 di Jakarta, 3-8 Desember.
"Kita persiapan untuk WTF untuk saya sama Sabar latihannya terpisah karena ini bentuk tanggung jawab kami berdua membela klub masing-masing," kata Reza.
"Ini kan juga permintaan dari klub. Kejurnas pertandingannya dua tahun sekali. Jadi klub juga sangat ingin kita main di Kejurnas ini," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Jonatan Christie mengatakan evaluasi utama dari turnamen sebelumnya lebih banyak berkaitan dengan aspek nonteknis yang baru ia temui selama kariernya usai hengkang dari pelatnas.
Sabar/Reza dipastikan tampil di World Tour Finals usai mencapai semifinal Australia Terbuka.
Dejan/Gloria kalah dari wakil Malaysia Goh Soon Huat/Lai Shevon Jemie.
Kepastian itu didapatkan Fajar/Rian setelah wakil tuan rumah, He Ji Ting/Ren Xiang Yu memutuskan untuk mundur dari World Tour Finals, Kamis (12/12).
Gregoria Mariska Tunjung mengakui ia tidak bisa mengembangkan variasi serangan di sepanjang pertandingan, sehingga menjadi keuntungan bagi lawan.
Jonatan Christie harus menelan kekalahan dari pemain unggulan tuan rumah Shi Yu Qi melalui rubber game 16-21, 21-17, dan 8-21 di laga World Tour Finals.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Sabar/Reza dijadwalkan menantang wakil tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di perempat final Malaysia Terbuka.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
PASANGAN Sabar Karyaman Gutama/Mohammad Reza Pahlevi Isfahani memastikan medali emas ganda putra bulu tangkis SEA Games 2025 setelah menundukkan unggulan pertama Malaysia.
Dua wakil terbaik Indonesia, Alwi Farhan dan Moh Zaki Ubaidillah, akan saling berhadapan di partai puncak tunggal putra bulu tangkis SEA Games 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved