Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani mencapai semifinal turnamen BWF Super 750 pertama
sepanjang karier mereka, setelah di perempat final Tiongkok Masters 2024, Jumat (22/11) mengalahkan unggulan ketujuh dari Malaysia, Goh Sze Fei/Nur Izzuddin, dengan skor 18-21, 21-19, dan 23-21.
"It's not an easy game. Alhamdulillah, kami bisa mencapai semifinal Super 750 pertama kami," kata Sabar dalam keterangan PP PBSI, Jumat (22/11).
Sabar/Reza menilai kondisi shuttlecock yang melaju kencang membuat mereka harus mengantisipasi servis dan pengembalian servis yang menjadi kekuatan lawan.
"Din/Fei punya kelebihan di sana dan ketika kami bisa meredamnya itu sangat menguntungkan untuk memenangkan pertandingan," ungkap
Sabar.
"Pertandingan dengan tensi tinggi, sangat sengit dari awal sampai akhir. Kami hanya merasa beruntung di poin-poin akhir karena permainan
berjalan seimbang," sambung Reza.
Ganda putra peringkat 13 dunia itu tampil percaya diri usai di babak 16 besar menumbangkan peringkat satu dunia sekaligus unggulan
pertama, Liang Wei Keng/Wang Chang.
"Mengalahkan unggulan pertama kemarin jadi salah satu alasan kepercayaan diri kami meningkat. Sebagai pemain profesional kami ternyata bisa menang dari mereka, bisa bersaing. Hal yang positif yang ingin kami terus jaga konsistensinya," ujar Sabar.
Sabar/Reza akan berjumpa dengan wakil tuan rumah lainnya, He Ji Ting/Ren Xiang Yu, pada babak empat besar.
"Besok, lawan He Ji Ting/Ren Xiang Yu, setahun ini grafik mereka terus meningkat dan akan didukung suporter tuan rumah. Tapi kami tidak mau
terbebani, semoga kami bisa bikin kejutan lagi," tegas Sabar.
Ganda putra nonpelatnas itu bertekad menjaga tren positif ini demi mendapatkan tempat di BWF World Tour Finals (WTF) 2024 di Hangzhou, Tiongkok, bulan depan. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved