Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN pembalap MotoGP, Jorge Lorenzo, yakin Marc Marquez kini menunjukkan rasa hormat yang lebih besar kepada para rival saat bertarung dengan mereka di atas lintasan, setelah sebelumnya menganggap tingkah Marquez "sangat agresif".
Lorenzo adalah salah satu rival utama Marquez selama periode keemasannya pada 2010. Bahkan, keduanya menjadi rekan setim di Honda pada musim terakhir Lorenzo pada 2019.
Sejak saat itu, karier mereka berbeda, Lorenzo menjadi komentator untuk stasiun televisi Spanyol DAZN dan Marquez bergabung dengan tim Gresini Ducati pada 2024 setelah dibebani cedera dan motor yang tidak kompetitif di tahun-tahun terakhirnya di Honda.
Lorenzo mengakui ia bukan penggemar gaya balap Marquez ketika Marquez naik ke kelas utama pada 2013 sebagai juara bertahan Moto2. Namun, ia merasa rekan senegaranya itu telah mengubah cara membalapnya saat menghadapi pembalap lain selama bertahun-tahun.
"Pada 2013, saya tidak menerima cara membalapnya yang sangat agresif," kata Lorenzo dikutip dari Motorsport, Kamis (17/10).
"Sekarang dia sedikit lebih 'menghormati' para pesaingnya. Harus dikatakan bahwa peraturannya lebih ketat daripada sepuluh tahun lalu,” lanjutnya
Marquez memenangkan enam gelar dalam tujuh tahun pertamanya di MotoGP, dengan Lorenzo, yang saat itu masih di Yamaha, menjadi satu-satunya pembalap yang mematahkan rekornya saat ia menang di musim 2015 yang kontroversial.
Segalanya mulai menurun bagi Marquez setelah Lorenzo pensiun dari MotoGP, dengan kecelakaan mengerikan pada balapan pembuka musim 2020 di Jerez yang membuatnya mengalami cedera yang mengubah kariernya.
Butuh beberapa kali operasi dan masa istirahat yang lama untuk memulihkan diri dari kecelakaan tersebut. Namun, saat ia sudah hampir pulih, Honda RC213V-nya merosot dan menjadi motor yang paling lambat di grid.
Lorenzo yakin Marquez akan mampu memenangkan beberapa gelar tambahan jika saja lengannya tidak patah di Jerez, empat tahun lalu.
"Dia adalah binatang buas di level olahraga," katanya.
"Sejak 2020, ia mengalami nasib yang sangat buruk dalam hal kondisi fisiknya. Tanpa masalah itu, ia akan memenangkan setidaknya dua atau tiga gelar juara dunia lagi," imbuh Lorenzo
Kesulitan Marquez di Honda mendorongnya meninggalkan pabrikan Jepang itu dengan satu tahun tersisa dalam kontraknya dan bergabung dengan Gresini pada awal musim 2024.
Ia akan naik ke tim pabrikan Ducati tahun depan, bermitra dengan Francesco Bagnaia, dan akan berada dalam posisi untuk menantang gelar juara untuk pertama kalinya sejak 2019.
Lorenzo sendiri menghabiskan dua musim bersama Ducati pada 2017-2018 sebagai bagian dari kesepakatan bernilai jutaan dolar dengan tujuan membawa tim Borgo Panigale meraih gelar pertamanya sejak 2007.
Meskipun pembalap Spanyol itu berhasil meraih kesuksesan di musim keduanya setelah beradaptasi dengan lambat, namun kerja sama itu akhirnya berakhir dengan hanya meraih tiga kemenangan.
Ia akhirnya pindah ke Honda untuk tahun terakhirnya di kelas utama, sementara Ducati perlahan-lahan mengubah Desmosedici menjadi motor yang dominan.
Lorenzo mengatakan ia akan mampu mencapai target yang ditetapkan Ducati seandainya ia bertahan dengan tim untuk beberapa musim lagi.
"Saya sangat menyesal karena tidak bisa memenangkan gelar dengan merek Italia. Saya yakin, jika saya bertahan dua tahun lagi, kami akan memenangkannya," sebutnya.
"Sekarang ini adalah motor terbaik. Motor ini tidak memiliki titik lemah," pungkas Lorenzo. (Z-1)
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Jorge Lorenzo akan berperan sebagai pelatih Maverick Vinales yang meninjau kondisi fisik jelang balapan dengan fokus pada menu latihan rutin dan proses pemulihan pasca balapan.
Bitget, Universal Exchange (UEX) resmi menutup rangkaian kemitraan regionalnya dengan MotoGP di seri Mandalika, Indonesia.
VALENTINO Rossi menyebut Jorge Lorenzo sebagai rival terberat sepanjang kariernya di MotoGP.
Marquez tengah membidik rekor sebagai pembalap Spanyol tersukses yang meraih podium di kelas MotoGP dan semua kelas.
SERI MotoGP Australia 2024 akan berlangsung di Sirkuit Phillip Island, Minggu (20/10).
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Kini, Marc Marquez hanya terpaut satu gelar dari pemegang rekor sepanjang masa, Giacomo Agostini, yang mengoleksi delapan gelar juara dunia kelas utama.
Meski saat ini masih berada di puncak performa, Marc Marquez menyadari bahwa batasan tubuhnya akan menjadi penentu utama kapan ia harus gantung helm.
MARC Marquez dinilai memiliki bakat dan kecepatan luar biasa, tetapi tidak mempunyai daya tarik dan magis seperti Valentino Rossi.
Juara dunia MotoGP 2025 Marc Marquez mengantisipasi kemungkinan adanya penurunan performa yang bisa ia alami di musim depan meskipun baru saja mendominasi musim 2025 bersama Ducati.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved