Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Francesco Bagnaia menyempurnakan akhir pekannya di Sirkuit Motegi dengan memenangkan balapan utama (race) GP Jepang, Minggu (6/10).
Ini merupakan kemenangan keduanya akhir pekan ini, setelah satu hari sebelumnya mengklaim kemenangan Sprint Race.
Sebanyak 25 poin yang ia raih melalui kemenangan ini membuatnya memperkecil ketertinggalan dari pemuncak klasemen sementara musim ini, yakni Jorge Martin (Prima Pramac Racing), dengan selisih 10 poin saja.
Baca juga : Francesco Bagnaia Sebut Jorge Martin Sebagai Rival Terberatnya pada Musim Ini
Tak hanya itu, kemenangan Bagnaia hari ini juga menandai kemenangan ke-900 bagi seluruh pembalap Italia yang pernah membalap di semua kelas balap motor.
Lebih lanjut, ini sekaligus menandai kemenangan kedelapan Bagnaia pada musim ini. Ia bergabung dengan Marc Marquez, Valentino Rossi, Casey Stoner, dan Jorge Lorenzo, jajaran para pembalap yang telah memenangkan delapan balapan MotoGP atau lebih dalam satu musim.
Pembalap terakhir yang memenangkan delapan balapan atau lebih dalam satu musim MotoGP adalah Marquez dengan 12 kemenangan pada tahun 2019.
Baca juga : Ducati segera Umumkan Pendamping Bagnaia untuk Musim Depan
Ada pun Bagnaia dalam balapan utama GP Jepang kali ini unggul 1,189 detik dari Martin yang menempati posisi kedua. Podium pun dilengkapi dengan Marquez dengan margin 3,822 detik dari sang pemimpin balapan.
Balapan berlangsung dengan intens sejak start. Polesitter Pedro Acosta (GASGAS Tech3) harus keluar dari kompetisi setelah terjatuh di lap 4. Hal itu pun memberikan keuntungan bagi Bagnaia yang berada di barisan depan untuk mempertahankan posisinya sejak dini.
Tak membutuhkan waktu lama Martin dan Marquez yang masing-masing memulai dari posisi 11 dan 9 pun untuk segera bersaing dengan sang pembalap Italia di grid terdepan.
Baca juga : Bagnaia Menangi MotoGP Catalunya
Situasi tersebut terus terjadi hingga pada empat lap terakhir, dimana Martin terlihat semakin dekat dengan Bagnaia.
Namun, strategi Bagnaia untuk menyerang pada momen kritis ini membuatnya tak terkalahkan hingga bendera kotak-kotak dikibarkan.
Melengkapi daftar 10 besar pada GP Jepang kali ini adalah Enea Bastianini (Ducati Lenovo), Franco Morbidelli (Prima Pramac Racing), Brad Binder (Red Bull KTM), Marco Bezzecchi dan Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46), Aleix Espargaro (Aprilia Racing), dan Jack Miller (Red Bull KTM). (Z-6)
Jorge Martin mengalami patah tulang selangka kanan akibat kecelakaan dalam Sprint Race GP Jepang di Sirkuit Mobility Resort Motegi, Sabtu (27/9).
Francesco Bagnaia menjalani akhir pekan sempurna di GP Jepang setelah mendapatkan posisi pole, Sabtu (27/9).
Marc Marquez finis di podium kedua GP Jepang pada balapan utama di Sirkuit Motegi, Minggu (28/9).
Marquez hanya membutuhkan tambahan tiga poin lebih banyak untuk jadi juara dunia dibandingkan adiknya yang membela Gresini Racing, Alex Marquez.
Kecelakaan terjadi di tikungan pertama ketika Martin terjatuh dan menabrak motor rekan setimnya, Marco Bezzecchi.
Francesco Bagnaia tampil dominan dalam ajang sprint race Moto GP Jepang 2025.
CEO Dorna Sports Carmelo Ezpeleta mengungkapkan bahwa GP Jepang sangatlah digemari oleh para penggemar MotoGP.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved