Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH atlet Sulawesi Tengah yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara mengalami keterlambatan penerimaan uang saku.
Pelatih cabang olahraga Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulteng Helmi Umar menyebut pencairan uang saku atlet seharusnya sudah dilakukan saat berangkat untuk bertanding.
“Para atlet biasanya mendapatkan uang saku sebelum bertanding. Namun, hingga saat ini dana tersebut belum turun,” tegas Helmi dalam sebuah pernyataan resmi yang diterima Media Indonesia di Palu, Kamis (12/9).
Baca juga : Hindari Tuduhan Doping, Atlet Diharap Cek Jenis Obat yang Diresepkan
Selain itu, beberapa atlet yang tidak mau disebutkan namanya juga mengeluhkan lambatnya pencairan uang saku atlet.
“Kami berangkat tanpa uang saku, terpaksa pakai uang pribadi. Sebenarnya tidak masalah, cuma karena sudah ada anggarannya harusnya dicairkan,” kata salah satu atlet dihubungi terpisah.
Ketua Kontingen PON Sulteng, Brigjen Dody Triwinarto, membenarkan keterlambatan itu saat dikonfirmasi. Menurutnya, dalam waktu dekat uang saku tersebut disalurkan semua ke atlet.
Baca juga : Pemprov NTT Kirim 188 Atlet ke PON XXI Aceh-Sumut
"Duitnya belum turun semua, masih diurus oleh Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Sulteng," terang Dody.
Mantan Danrem 132/Tadulako itu memastikan langkah cepat telah diambil agar uang saku bisa dibayarkan kepada para atlet.
“Insya Allah dalam pekan ini seluruh dana akan turun. Saya sudah minta agar para atlet yang belum menerima segera diberikan. Uang saku ini adalah prioritas kami. Tapi keterlambatan ini tidak mengganggu semangat para atlet yang tengah bertanding,” ungkapnya.
Sebagai Ketua Kontingen, Dody harus memastikan pemenuhan pembayaran uang saku ini segera terselesaikan secara keseluruhan.
“Sebelumnya, Gubernur Sulteng Rusdi Mastura telah memberikan sejumlah uang motivasi kepada sejumlah cabang olahraga potensial saat memberikan pengarahan di Hotel Medan, Banda Aceh. Saat itu, gubernur juga memastikan seluruh hak-hak atlet adalah prioritas mereka,” tandasnya. (TB/J-3)
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
Filosofi siaga sebelum bencana harus menjadi budaya kerja sekaligus budaya hidup
ATLET asal Sulawesi Tengah, Brigpol Akyko Micheel Kapito, dipastikan memperkuat tim nasional Teqball Indonesia pada Sea Games Thailand 2025.
Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A Lamadjido, mendorong para dokter umum di Sulteng melanjutkan pendidikan dokter spesialis melalui Program Beasiswa Berani Cerdas.
TNIĀ akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Dengan adanya dana pensiun, para pejuang olahraga diharapkan memiliki jaminan finansial yang lebih stabil saat memasuki masa purnatugas.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Keberangkatan tim pada Selasa (6/1) itu mengusung misi krusial, yakni mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Atlet pencak silat Indonesia berhasil memenuhi target empat medali emas pada ajang SEA Games 2025 di Bangkok, Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved