Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH atlet Sulawesi Tengah yang berlaga di Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumatra Utara mengalami keterlambatan penerimaan uang saku.
Pelatih cabang olahraga Ikatan Motor Indonesia (IMI) Sulteng Helmi Umar menyebut pencairan uang saku atlet seharusnya sudah dilakukan saat berangkat untuk bertanding.
“Para atlet biasanya mendapatkan uang saku sebelum bertanding. Namun, hingga saat ini dana tersebut belum turun,” tegas Helmi dalam sebuah pernyataan resmi yang diterima Media Indonesia di Palu, Kamis (12/9).
Baca juga : Hindari Tuduhan Doping, Atlet Diharap Cek Jenis Obat yang Diresepkan
Selain itu, beberapa atlet yang tidak mau disebutkan namanya juga mengeluhkan lambatnya pencairan uang saku atlet.
“Kami berangkat tanpa uang saku, terpaksa pakai uang pribadi. Sebenarnya tidak masalah, cuma karena sudah ada anggarannya harusnya dicairkan,” kata salah satu atlet dihubungi terpisah.
Ketua Kontingen PON Sulteng, Brigjen Dody Triwinarto, membenarkan keterlambatan itu saat dikonfirmasi. Menurutnya, dalam waktu dekat uang saku tersebut disalurkan semua ke atlet.
Baca juga : Pemprov NTT Kirim 188 Atlet ke PON XXI Aceh-Sumut
"Duitnya belum turun semua, masih diurus oleh Dispora (Dinas Pemuda dan Olahraga) Sulteng," terang Dody.
Mantan Danrem 132/Tadulako itu memastikan langkah cepat telah diambil agar uang saku bisa dibayarkan kepada para atlet.
“Insya Allah dalam pekan ini seluruh dana akan turun. Saya sudah minta agar para atlet yang belum menerima segera diberikan. Uang saku ini adalah prioritas kami. Tapi keterlambatan ini tidak mengganggu semangat para atlet yang tengah bertanding,” ungkapnya.
Sebagai Ketua Kontingen, Dody harus memastikan pemenuhan pembayaran uang saku ini segera terselesaikan secara keseluruhan.
“Sebelumnya, Gubernur Sulteng Rusdi Mastura telah memberikan sejumlah uang motivasi kepada sejumlah cabang olahraga potensial saat memberikan pengarahan di Hotel Medan, Banda Aceh. Saat itu, gubernur juga memastikan seluruh hak-hak atlet adalah prioritas mereka,” tandasnya. (TB/J-3)
Pemprov Sulawesi Tengah melalui program Berani Sehat jamin masyarakat dapat mengakses layanan kesehatan tanpa khawatir biaya atau kendala BPJS.
Langkah sistematis dalam menerapkan prosedur keselamatan dinilai menjadi kunci utama dalam melindungi hak-hak dasar tenaga kerja.
GUBERNUR Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, terus memperketat pengawasan terhadap tenaga kerja asing (TKA), khususnya di kawasan industri strategis seperti Morowali.
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
HUJAN deras mengguyur Kecamatan Tanantovea, Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Minggu (11/1). Curah hujan tinggi membuat empat desa tergenang.
CIFOR-ICRAF Indonesia bersama Kelompok Kerja Solutions for Integrated Land and Seascape Management in Indonesia (Pokja SOLUSI) Sulawesi Tengah menggelar konsultasi publik.
Sinergi antara BPJS Ketenagakerjaan dan KONI bertujuan untuk meningkatkan pemahaman serta kepesertaan jaminan sosial ketenagakerjaan di sektor olahraga.
TNI akan terus mendukung prajurit yang mampu memberikan kontribusi positif bagi bangsa melalui jalur olahraga.
Dengan adanya dana pensiun, para pejuang olahraga diharapkan memiliki jaminan finansial yang lebih stabil saat memasuki masa purnatugas.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Keberangkatan tim pada Selasa (6/1) itu mengusung misi krusial, yakni mengamankan tiket menuju Asian Games 2026 Nagoya, Jepang.
Laga pamungkas akan digelar Thailand National Sports University, Nong Mai Daeng, Chonburi, Thailand, Jumat petang (19/12) waktu setempat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved