Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Lenovo Enea Bastianini mempersembahkan keberhasilannya naik podium di GP Italia di Sirkuit Mugello, Minggu (2/6), untuk anjingnya yang ia sebut seperti bayinya sendiri yang mati pekan lalu.
Podium di Mugello merupakan podium ketiga Bastianini musim ini setelah sebelumnya ia naik podium di Algarve, Portugal dan Sirkuit Amerika, Amerika Serikat (AS).
"Saya ingin mendedikasikan kemenangan ini untuk anjing saya yang mati minggu lalu. Bisa dibilang, dia adalah bayiku," kata Bastianini, dikutip dari laman resmi Ducati, Senin (3/6).
Baca juga : Bastianini akan Lakukan Comeback di GP Italia
Dalam kesempatan yang sama, pembalap berusia 26 tahun itu merasa sangat senang naik podium di Mugello, yang merupakan sirkuit kandang bagi dirinya dan juga timnya. Apalagi, di sesi Sprint, satu hari sebelumnya, ia gagal finis karena terjatuh.
Mengenakan livery khusus bercirikan warna biru muda timnas Italia dengan detail warna biru, putih, dan emas, motor Desmosedici GP24, yang dikendarainya, berhasil mengasapi dua pembalap satelit Ducati, Marc Marquez dan Jorge Martin, di lap-lap terakhir.
"Naik podium di depan pendukung tuan rumah kami sungguh luar biasa. Ada yang tidak beres akhir-akhir ini, namun kami memperbaiki masalahnya dan, hari ini, kami benar-benar berusaha mencapai batasnya," ungkap Bastianini.
Baca juga : Francesco Bagnaia Berambisi Lebih Kompetitif di GP Catalunya
"Saya sangat senang: Saya mengalami sedikit penurunan performa di tengah balapan, namun setelah disusul oleh Marc (Marquez), saya menyadari sudah waktunya untuk mulai melakukan tekanan."
"Selama putaran terakhir, saya melihat Jorge (Martin) semakin dekat dan di sana saya memahami bahwa posisi kedua sangat mungkin. Saya berhasil melakukannya di tikungan terakhir dan saya sangat senang," tambahnya.
Dengan podium kedua ini, Bastianini berada di posisi keempat klasemen sementara dengan 114 poin, di bawah Marquez, Francesco Bagnaia, dan Martin. (Ant/Z-1)
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Desain livery Ducati Desmosedici GP untuk musim ini dikerjakan oleh Aldo Drudi dari Drudi Performance.
Marquez menilai musim 2026 akan menjadi periode yang sangat menarik bagi para penggemar balap motor kasta tertinggi ini.
Enea Bastianini memulai balapan dari posisi start kelima musim ini, sebelum akhirnya mampu mengamankan finis lima besar di balapan kandang tim KTM.
Bastianini dan Vinales adalah rekrutan baru keluarga KTM, tetapi mereka membawa banyak pengalaman, pengetahuan, dan potensi ke dalam tim.
Enea Bastianini terjatuh di tikungan pertama lap 21, tepat setelah ia mencatatkan lap tercepat dengan 1 menit 30,539 detik.
ENEA Bastianini memenangi Grand Prix Emilia-Romagna di Sirkuit Misano, Italia, Minggu (22/9).
Bastianini mengincar kemenangan keduanya musim ini untuk terus meramaikan persaingan juara bersama Martin dan Bagnaia.
Kemenangan ini membuat Enea Bastianini merajai GP Inggris tahun ini setelah sehari sebelumnya memenangi Sprint Race.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved