Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA putra bulu tangkis Indonesia Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin mengakui kurang tampil tenang saat menghadapi unggulan ketiga asal Korea Selatan (Korsel) Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae di putaran pertama Singapura Terbuka 2024, Selasa (28/5).
Leo/Daniel harus menelan kekalahan dari Kang/Seo setelah laga rubber game dengan skor 21-8, 20-22, dan 14-21 di Singapore Indoor Stadium, Kallang, tersebut.
"Kami bermain cukup nyaman di gim pertama, bisa unggul jauh. Masalah terjadi di gim kedua dan ketiga, kami kalah di servis dan penerimaan servisnya," kata Leo, dikutip dari keterangan PP PBSI.
Baca juga : Leo/Daniel Dituntut Tingkatkan Konsistensi
"Kami kurang tenang dan akhirnya banyak melakukan kesalahan sendiri. Mereka malah bisa bermain lebih tenang," lanjutnya.
Lebih lanjut, juara bertahan Indonesia Masters itu mengatakan gim ketiga menjadi sangat krusial karena mereka kurang dapat mengantisipasi serangan dari Kang/Seo, yang merupakan juara dunia 2023 tersebut.
"Setelah pindah tempat di gim ketiga, mereka terus mendahului permainan depan kami jadi kami banyak mendapat serangan dan bermain bertahan," ujar Daniel.
Baca juga : Leo/Daniel Tersingkir di Putaran Pertama All England
"Kami harus belajar lagi bagaimana untuk fokus dari awal sampai akhir. Tidak salah membuang bola karena lawan Kang/Seo kesalahan sedikit saja bisa berbahaya," timpal Leo.
Meski gugur di babak awal, Leo/Daniel mengatakan mereka akan terus berjuang untuk memberikan penampilan yang lebih baik lagi pada turnamen-turnamen mendatang.
"Target main di Olimpiade tahun ini memang tidak tercapai tapi, bagi kami, masih banyak target-target yang lain ke depan," tegas Daniel.
"Tahun ini memang belum cukup baik tapi kami yakin ada saatnya. Kami selalu berusaha dan berlatih memperbaiki kekurangan-kekurangan kami," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Rachel/Febi yang menempati posisi unggulan kedelapan berhasil menundukkan wakil Taiwan, Chen Su Yu/Lee Yu-Hsuan, dengan skor akhir 14-21, 21-6, dan 21-13.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Tampil sebagai unggulan ketiga, Leo/Bagas menyudahi perlawanan Labarthe/Ronget melalui kemenangan dua gim langsung dengan skor 21-17 dan 21-16 di Orleans Masters.
Sebelumnya, masalah kapalan di tangan Nikolaus sempat menjadi kendala serius yang mengganggu performanya dalam beberapa turnamen terakhir.
Leo/Bagas dan Raymond/Joaquin sukses melaju ke babak 16 besar Orleans Masters 2026. Simak rekap hasil ganda putra Indonesia selengkapnya di sini.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved