Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
LANGKAH ganda putra bulu tangkis Indonesia Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan terhenti di babak 16 besar Thailand Terbuka 2024, Kamis (16/5).
Pasangan berjuluk The Daddies itu harus mengakui keunggulan pasangan Taiwan Chiang Chien-Wei/Wu Hsuan-Yi melalui dua gim langsung, 15-21 dan 16-21.
Hendra/Ahsan, yang turun sebagai unggulan kelima dalam turnamen itu, menilai lawan memiliki pertahanan yang kuat, serta dipadukan dengan tenaga dan kecepatan yang baik.
Baca juga : Hendra/Ahsan Sebut Sabar Jadi Kunci Kemenangan di Thailand Terbuka
"Beberapa kali bisa kami serang tetapi tidak tembus juga. Sebaliknya, saat kami diserang balik, tiga kali bisa kami kembalikan. Setelah itu akhirnya tembus juga. Harus diakui lawan bermain lebih baik," ungkap Hendra, dikutip dari keterangan singkat PP PBSI.
Sependapat, Ahsan menilai perpaduan tenaga dan kecepatan yang solid, serta karakter shuttlecock yang berat semakin sulit bagi mereka untuk menembus pertahanan lawan.
"Dalam pertandingan ini, lawan memiliki tenaga yang lebih gede. Dengan shuttlecock yang berat, memang susah untuk menembus pertahanan mereka. Lawan juga bermain bagus," ujar Ahsan.
Setelah turnamen ini, juara dunia tiga kali itu akan segera melakukan pemulihan kondisi, untuk selanjutnya ikut bertanding di turnamen BWF Super 750 Singapura Terbuka 2024.
"Setelah ini, kami mau pemulihan. Selama sepekan persiapan untuk Singapura Terbuka dan Malaysia Masters kami tidak ikut. Mudah-mudahan diberi kesehatan selalu sehingga bisa bertanding," pungkas Ahsan. (Ant/Z-1)
Tiwi/Fadia melaju ke semifinal Jerman Terbuka setelah sukses menundukkan wakil Hong Kong, Lui Lok Lok/Tsang Hiu Yan, dengan skor meyakinkan 21-15 dan 21-14
Berpasangan dengan wakil Singapura, Hee Yong Kai Terry, Gloria Emanuelle Widjaja bertekad menuntaskan ambisinya untuk naik ke podium tertinggi setelah dua kali harus puas jadi runner-up.
Apriyani/Lanny harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Kaho Osawa/Mai Tanabe di babak 16 besar Jerman Terbuka.
Turnamen bulu tangkis tertua di dunia, All England 2026, akan menjadi panggung pembuktian bagi pebulu tangkis tunggal putra muda Indonesia, Alwi Farhan.
Di laga Jerman Terbuka, Tiwi/Fadia menundukkan wakil Denmark, Kathrine Vang/Mette Werge, dengan skor meyakinkan 21-8 dan 21-14.
Turnamen ini diikuti 518 atlet dari 28 klub, yang terdiri atas 25 klub mitra.
Bagi Muhammad Rian Ardianto, BATC 2026 merupakan momentum penting untuk memperkuat kemitraannya dengan Rahmat Hidayat dalam format turnamen beregu.
Leo Rolly Carnando tidak dapat menyembunyikan rasa emosionalnya sesaat setelah poin terakhir diraih.
Di babak perempat final Indonesia Masters, Raymond/Joaquin akan berhadapan dengan sesama ganda putra Indonesia, Fajar/Fikri.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Di India Terbuka, Sabar/Reza harus mengakui keunggulan wakil Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi. Pasangan Indonesia menyerah dua gim langsung dengan skor 15-21 dan 13-21.
Menatap laga semifinal, Fikri menyadari tantangan tidak akan mudah. Mereka akan menghadapi Aaron Chia/Soh Wooi Yik (Malaysia).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved