Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA dunia MotoGP 2021 Fabio Quartararo memperpanjang kontraknya selama dua tahun dengan tim Yamaha. Perpanjangan resmi diumumkan pada Jumat (5/4).
Keputusan Quartararo bertahan meningkatkan moral tim pabrikan Jepang tersebut. Pasalnya, setelah Quartararo juara tiga tahun lalu Yamaha terus mengalami musim sulit kalah bersaing dengan Ducati. Beberapa kali juga mencuat kabar sang pembalap bakal hengkang.
Sejak debutnya untuk Yamaha di level elite pada 2019, Quartararo memenangi delapan balapan dan naik podium 21 kali. Dia menjadi runner-up dalam perburuan gelar edisi 2022.
Baca juga : Fabio Quartararo Blak-blakan Tunjukkan Kelemahan Utama Yamaha di MotoGP
Tahun lalu, pembalap Prancis itu hanya mampu masuk podium tiga besar sebanyak tiga kali dan mengakhiri musim di urutan ke-10 klasemen. Quartararo menaruh keyakinan Yamaha bisa bangkit.
"Musim dingin lalu Yamaha membuktikan kepada saya bahwa mereka memiliki pendekatan baru dan pola pikir agresif baru. Keyakinan saya tinggi, kami akan kembali di depan bersama-sama," kata Quartararo.
“Perjalanan kita masih panjang untuk mulai berjuang meraih kemenangan lagi. Saya akan bekerja keras, dan saya yakin, bersama-sama, kita akan mencapai impian kita sekali lagi," imbuhnya.
Baca juga : Quartararo bakal Tinggalkan Yamaha jika Motornya tidak Kompetitif
Meski begitu, di awal-awal musim 2024 ini belum menunjukkan tanda-tanda kebangkitannya. El Diablo, julukan Quartararo, berada di posisi ke-11 klasemen setelah dua balapan dan hanya mengumpulkan 15 poin.
Bos tim Yamaha Lin Jarvis mengakui ada banyak pekerjaan rumah yang harus dilakukan untuk kembali ke level kompetitif seperti pada 2021 ketika sang pembalap menjadi juara.
Namun, keputusan Quartararo untuk berkomitmen kepada tim menunjukkan keyakinan.
“Kami sangat senang Fabio akan tetap menjadi pebalap Yamaha. Fabio adalah talenta luar biasa, pekerja keras, pemain tim yang hebat, dan dia memiliki banyak tahun kompetitif di depannya,” kata Jarvis.
(AFP/Z-9)
Kepercayaan diri Veda Ega Pratama untuk berprestasi di Moto3 AS meningkat pesat setelah berhasil meraih podium di GP Brasil, Minggu (22/3) lalu.
Marco Bezzecchi menjuarai MotoGP Brasil 2026 di tengah masalah lintasan. Kemenangan ini membawa pembalap Aprilia ke puncak klasemen sementara.
Pembalap Honda Team Asia Veda Ega Pratma berhasil mengamankan posisi start keempat di Moto3 GP Brasil setelah mencatatkan waktu terbaik 1 menit 26,506 detik.
Pembalap Pertamina Enduro VR46 Racing Team, Fabio Di Giannantonio memimpin sesi Kualifikasi 2 (Q2) dengan catatan waktu tajam 1 menit 17,410 detik.
Marc Marquez keluar sebagai pemenang dalam sesi Sprint Race GP Brasil 2026 yang berlangsung dramatis di Sirkuit Goiania, Sabtu (21/3).
Masa depan pembalap Marc Marquez bersama Ducati mulai menemui titik terang setelah sang juara bertahan menyatakan telah menyepakati sebagian besar poin dalam kontrak barunya.
FABIO Quartararo menegaskan bahwa keputusan mengenai masa depannya pada MotoGP 2027 sudah jelas dan membantu kondisi mentalnya.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Kabar mengenai kepindahan Fabio Quartararo mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan ia telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Honda.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4.
Bezzecchi menjadi pembalap pertama yang menuntaskan balapan dengan keunggulan lebih dari dua detik atas Raul Fernandez di posisi kedua.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved