Headline

Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.

Fabio Quartararo Mengaku Performa Mesin V4 Yamaha Jauh Tertinggal di Tes MotoGP Sepang

Khoerun Nadif Rahmat
11/2/2026 15:02
Fabio Quartararo Mengaku Performa Mesin V4 Yamaha Jauh Tertinggal di Tes MotoGP Sepang
Fabio Quartararo(Dok Istimewa)

PEMBALAP Yamaha, Fabio Quartararo, melontarkan penilaian jujur sekaligus bernada pesimistis terhadap progres mesin V4 terbaru miliknya usai menjalani rangkaian tes pramusim di Sirkuit Sepang, Malaysia.

Meski sempat turun selama dua hari pada sesi shakedown dan hari pertama tes resmi, Quartararo  merasa pengembangan kuda besi teranyarnya masih sangat jauh untuk bisa menandingi dominasi pabrikan pesaing.

Kekecewaan Quartararo kian bertambah setelah kendala teknis memaksa garasi Yamaha tertutup rapat pada hari kedua tes, di saat dirinya juga harus bergelut dengan cedera patah jari.

Hingga hari pembuka berakhir, pembalap asal Prancis itu tertahan di posisi kesembilan dengan selisih 0,851 detik dari Marc Marquez yang memimpin catatan waktu. Realitas di lintasan tersebut membuat Quartararo sulit untuk memupuk optimisme tinggi menyongsong musim baru.

"Saya tidak bisa mengatakan bahwa saya percaya diri karena kita melihat betapa besarnya kami menderita, kita melihat bahwa catatan waktu kami tidak terlalu bagus,” ujar Quartararo dikutip dari Crash. 

Ia menegaskan bahwa satu-satunya fokus saat ini adalah memberikan kemampuan maksimal terlepas dari posisi apa pun yang akan ia tempati di grid nanti.

Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.

Menurutnya, ia sudah memahami perubahan gaya yang diperlukan, namun mesin V4 milik Yamaha memang belum setara dengan milik pabrikan lain. Ia memaparkan daftar panjang kekurangan teknis yang harus segera dibenahi oleh tim mekanik.

"Masih banyak pekerjaan yang harus dilakukan, terutama pada saat menikung, traksi, elektronik, daya cengkeram, hingga tenaga. Jadi ada banyak hal yang harus disesuaikan," tuturnya. 

Ia pun tak menampik kekagumannya terhadap kecepatan para rival yang langsung tancap gas sejak hari pertama. Menurutnya, catatan waktu yang dihasilkan para pesaing sangat luar biasa cepat, sementara Yamaha masih tertatih mencari sentuhan terbaik.

Ketertinggalan Yamaha semakin nyata jika melihat performa rekan setimnya, Alex Rins, yang menutup tes di posisi ke-14 pada hari terakhir. Analisis sektor menunjukkan bahwa meskipun Quartararo sempat kompetitif di sektor awal, ia kehilangan banyak waktu di tiga sektor berikutnya. 

"Jadi kami tahu di mana posisi kami, kami tahu bahwa kami sangat jauh, tetapi kami harus menerimanya dan bekerja keras adalah satu-satunya hal yang bisa kami lakukan," pungkas pembalap yang santer dikabarkan akan hengkang ke Honda pada 2027 tersebut.

Tugas berat kini menanti kru Yamaha sebelum mereka kembali menguji ketangguhan mesin V4 di Buriram, Thailand, pada 21-22 Februari mendatang.

Apakah pabrikan berlogo garpu tala itu mampu memangkas jarak yang disebut Quartararo "super jauh" tersebut, atau justru kian tenggelam di papan tengah persaingan MotoGP 2026. (H-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indrastuti
Berita Lainnya