Headline
Pemudik diminta manfaatkan kebijakan WFA.
Kumpulan Berita DPR RI
ANTHONY Sinisuka Ginting dan Jonatan Christie kembali ke peringkat lima besar tunggal putra bulu tangkis dunia setelah kedua mencetak sejarah dengan menciptakan all-Indonesia final di laga final All England, pekan lalu.
Dikutip dari laman daring BWF, Ginting, yang pada pekan sebelumnya menduduki peringkat lima dunia naik ke posisi ketiga usai menjadi runner-up All England.
Peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020 itu mengantongi 85.101 untuk berada di belakang pebulu tangkis Denmark Viktor Axelsen dan wakil Tiongkok Shi Yu Qi.
Baca juga : Indonesia Rajai All England 2024
Adapun Jonatan, yang mengakhiri penantian bagi tunggal putra Indonesia untuk menjadi juar All England setelah 30 tahun naik empat peringkat setelah di pekan sebelumnya berada di peringkat 9 dunia.
Jonatan mengantongi 81.531 poin hanya terpaut tipis dari peringkat empat, pebulu tangkis Denmark Anders Antonsen, dan peringkat enam Kosai Naraoka asal Jepang.
Adapun di perburuan tiket ke Olimpiade Paris 2024, Race to Paris, Jonaatan menduduki peringkat empat atau naik lima posisi dari pekan sebelumnya. Adapun Ginting berada di peringkat enam.
Baca juga : Jonatan Christie tidak Sangka Bisa Rebut Gelar Super 1000 Pertama di All England
Sementara itu, ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, meski sukses mempertahankan gelar mereka di All England, tidak mengalami perubahan posisi di peringkat dunia dengan bertahan di peringkat tujuh.
Ganda putra India Satwiksairaj Rankireddy/Chirag Shetty, Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae (Korea Selatan), dan Liang Wei Keng/Wang Chang (Tiongkok) masih kokoh di peringkat tiga besar dunia.
Meski begitu, Fajar/Rian sukses menyalip duo Tiongkok Liu Yu Chen/Ou Xuan Yi pada Race to Paris usai menjadi juara All England. (Ant/Z-1)
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
Di babak semifinal Orleans Masters, Leo/Bagas akan berhadapan dengan pasangan asal Tiongkok, Hu Ke Yuan/Li Xiang Yi.
Amri/Nita tampil solid sejak awal laga untuk menyudahi perlawanan Wassink/Jille melalui permainan dua gim langsung dengan skor meyakinkan, 21-13 dan 21-12.
Felisha juga menilai performa mereka meningkat dibanding pertandingan sebelumnya, terutama dalam beradaptasi dengan kondisi lapangan.
Anthony Sinisuka Ginting menilai bahwa persaingan di sektor tunggal putra Swiss Terbuka tahun ini sangat sengit.
Ginting mengaku bersyukur dapat tampil baik dan menjalankan strategi dengan efektif saat menghadapi lawan yang sudah sering ia temui di berbagai turnamen.
Kehadiran Anthony Sinisuka Ginting membawa angin segar bagi skuad Merah Putih di Kejuaraan Beregu Asia, mengingat sang pemain baru saja menyelesaikan proses pemulihan cedera pinggang.
HARAPAN Indonesia untuk melihat aksi Anthony Sinisuka Ginting dan pasangan ganda campuran muda Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu di turnamen Thailand Masters 2026
Anthony Sinisuka Ginting resmi memutuskan mundur dari putaran kedua Indonesia Masters setelah mengalami masalah pada bagian pinggangnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved