Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Olimpiade Paris yang akan digelar Juli-Agustus tahun ini akan menggunakan energi terbarukan, menyajikan banyak makanan vegetarian, dan sangat membatasi penggunaan botol plastik. Namun, bisakah acara yang melibatkan banyak konstruksi dan perjalanan internasional ini bisa ramah lingkungan?
Setelah Piala Dunia FIFA yang megah di Qatar pada tahun 2022 yang menampilkan stadion-stadion ber-AC, Olimpiade Paris berharap dapat menghadirkan model yang lebih bijaksana untuk acara-acara olahraga global.
“Saya berharap upaya Paris 2024 untuk mengurangi dampaknya dapat menunjukkan bahwa kita bisa melakukan berbagai hal secara berbeda,” kata Georgina Grenon, direktur bidang lingkungan di panitia penyelenggara, kepada AFP dalam sebuah wawancara baru-baru ini.
Baca juga : Transisi Energi Minyak Saudi lewat Aramco
Salah satu perbedaan utamanya terletak pada emisi karbon secara keseluruhan, dimana penyelenggara menargetkan setengah dari jumlah yang dihasilkan oleh Olimpiade 2012 di London dan edisi 2016 di Rio de Janeiro.
Paris 2024 awalnya menetapkan target setara dengan 1,58 juta ton karbon dioksida, namun ambisi tersebut diturunkan menjadi sekitar 1,75 juta ton.
“Sesuatu yang kami tidak yakin saat ini adalah (dampak karbon) yang dihasilkan penonton,” kata Grenon ketika ditanya apakah target terbaru dapat dipenuhi.
Baca juga : Ragam Upaya Pemerintah Mencapai Dekarbonisasi pada 2060
Salah satu faktor kuncinya adalah jumlah perjalanan pesawat yang sangat menimbulkan polusi terkait Olimpiade.
Sebuah perusahaan konsultan luar akan ditugaskan untuk mengaudit dampak perjalanan, konstruksi, catering, dan peralatan olahraga, dan angka akhir akan dipublikasikan pada Oktober.
Mengurangi Diesel
Baca juga : Legenda Turun Gunung Hadapi Olimpiade Paris 2024
Kunci untuk mengurangi jejak karbon dari penyelenggaraan Olimpiade Paris ini terkandung dalam rencana awal yang diajukan kota tersebut. Penyelenggara berjanji untuk menggunakan tempat atau venue yang sudah ada, yang berarti mereka dapat menghindari pembangunan stadion baru.
Satu-satunya proyek besar yang baru dibangun adalah pusat akuatik, tempat pertandingan bulu tangkis dan senam berukuran sedang di Paris, dan perkampungan atlet di Seine-Saint-Denis, pinggiran kota Paris yang terpencil.
Kontraktor di desa tersebut harus setuju untuk mengurangi emisi yang dihasilkan dari bangunan mereka sebesar 30% dibandingkan dengan konstruksi standar, yang berarti banyak dari mereka bereksperimen dengan beton dan kayu rendah karbon.
Baca juga : Jokowi Suarakan Pentingnya Pendanaan Transisi Energi di KTT AZEC
Perubahan lainnya termasuk menghubungkan semua tempat olahraga ke pasokan listrik, yang berarti operator stadion tidak bergantung pada generator diesel sebagai sumber listriknya.
“Sebagai gambaran mengenai volume solar untuk Olimpiade London, ada empat juta liter yang dibakar hanya untuk keperluan listrik,” kata Grenon.
Di tempat lain, Coca-Cola – sponsor utama Olimpiade – telah setuju untuk memasang 700 air mancur minuman berdesain baru di lokasi Olimpiade, yang berarti sekitar 50% minuman ringan akan disajikan tanpa botol plastik.
Makanan di tempat pertandingan juga akan 60% vegetarian. Klausul penggunaan bahan daur ulang dan juga tertera dalam kontrak bagi para pemasok peralatan. Semua energi yang dipasok ke Olimpiade oleh kelompok energi nasional EDF juga berasal dari sumber terbarukan. (AFP/M-3)
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Berbeda dari konsep fun run pada umumnya, PacaRUN justru mengajak peserta untuk melambat, membuka diri, dan menikmati setiap momen.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Pekerja mengolah sampah tutup botol plastik di Bank Sampah Kertabumi, Pondok Aren, Tangerang Selatan, Banten.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang.
Gereja Katedral Jakarta kembali menunjukkan kepeduliannya pada lingkungan dan semangat kebersamaan dengan menggunakan dekorasi Natal berbahan daur ulang pada perayaan Natal 2025.
Anggota kelompok bank sampah merapikan pernak-pernik pohon Natal dari bahan daur ulang di halaman Gedung Mitra Graha, Semarang.
Kegiatan diikuti sebanyak 347 peserta tingkat SD dan SMP dari wilayah Jakarta, Bogor dan Bekasi tersebut bertujuan untuk membentuk generasi literat yang sadar lingkungan.
Jaringan bioskop Cinema XXI menyalurkan hasil penjualan program XXI Screen Bag, tas hasil daur ulang layar bioskop bekas, untuk mendukung anak-anak penyintas kekerasan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved