Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH banyak orang yang membuang begitu saja plastik dan minyak goreng yang habis dipakai (jelantah). Padahal, keduanya masih bisa didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi dan tidak merusak lingkungan.
Pemahaman itu disampaikan dalam Workshop Pengolahan Sampah CircuLife–SLI 2025 Batch ke-3 bertema Community-Driven Waste Management and Circular Economy in Yogyakarta, Rabu (7/1), di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM). Kegiatan ini menjadi upaya konkret mendorong pengelolaan sampah berbasis komunitas dan penerapan ekonomi sirkular di Yogyakarta.
Workshop menghadirkan praktisi pengelolaan sampah yang berbagi pengalaman dan praktik baik, mulai dari pengolahan sampah plastik hingga pemanfaatan limbah minyak jelantah. Pada sesi pertama, Ilham Zulfa Pradipta, S.T., M.Eng dari Jogja Life Cycle memaparkan materi mengenai daur ulang sampah plastik dan tantangan pengelolaannya di Indonesia.
Ilham menjelaskan, plastik melalui proses panjang sejak ekstraksi bahan baku, polimerisasi, hingga digunakan dan didistribusikan ke masyarakat. Berbagai jenis plastik seperti PET, HDPE, PVC, LDPE, PP, dan PS banyak digunakan sehari-hari dan berkontribusi terhadap timbulan sampah. Berdasarkan data tahun 2024, Indonesia tercatat sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kelima di dunia.
“Sampah plastik menjadi persoalan serius karena sulit terurai, dapat berubah menjadi mikroplastik, serta mengandung bahan kimia berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan,” ujar Ilham.
Solusinya, Ilham menekankan pentingnya pengelolaan sampah melalui konsep recycling, downcycling, dan upcycling. Ia menyoroti upcycling sebagai pendekatan yang mampu meningkatkan nilai dan kualitas produk hasil olahan sampah plastik. Pendekatan ini telah diterapkan oleh Jogja Life Cycle yang dirintis sejak 2021 di Lab RINDU (Rumah Inovasi Daur Ulang) PIAT UGM dan kini bekerja sama dengan 13 bank sampah di Kelurahan Giwangan, dua pengepul sampah, dua sekolah dasar, serta sejumlah komunitas. Jogja Life Cycle juga mengembangkan usaha pencacahan plastik sebagai bagian dari ekosistem ekonomi sirkular.
Sementara itu, pembicara kedua, Maria Ratih dari Dadio Home, mengangkat topik pengolahan limbah minyak jelantah. Ia menjelaskan bahwa minyak jelantah yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari lingkungan dan saluran air. Melalui Dadio Home, minyak jelantah diolah kembali menjadi produk ramah lingkungan seperti sabun, sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis rumah tangga dan komunitas.
“Limbah minyak jelantah sebenarnya memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan tepat dan berkelanjutan,” ujar Maria Ratih.
Koordinator Proyek CircuLife-SLI 2025, Rima Amalia Eka Widya, S.S., M.A. menyatakan, kegiatan ini mengedukasi ke masyarakat tentang pengolahan sampah. "Sampah dikelola dan diproses sampai bisa menghasilkan produk baru dan memiliki nilai ekonomi," ungkap dia.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang. Sampah organik harus dikelola dan diolah di rumah tangga, misalnya untuk menjadi pupuk kompos atau pakan ternak.
Ia berharap nantinya Fapet UGM dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. "Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan lingkungan dan ekonomi sirkular berbasis komunitas," tutup dia. (H-2)
Program itu berfokus pada edukasi lingkungan, pengelolaan Bank Sampah, serta pembinaan masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pemilahan sampah.
KEGIATAN daur ulang dapat menjadi salah satu pintu masuk pengenalan dan edukasi tentang kepedulian terhadap lingkungan, khususnya jika dilakukan pada anak-anak.
Program PKM ini terbagi menjadi dua kegiatan utama, yaitu pelatihan produk daur ulang dan sosialisasi pengelolaan bank sampah digital melalui Aplikasi Mobile Bank Sampah Matahari.
SOSIOLOG UGM Andreas Budi Widyanta, atau kerap disapa AB, menyoroti keputusan ulah pati (bunuh diri) pada anak SD di Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur, yang terjadi pada 29 Januari 2026 lalu.
SEKRETARIS Direktorat Pendidikan dan Pengajaran UGM Sigit Priyanto, Rabu menegaskan, tahun 2026 ini, UGM akan menerima 10.000 mahasiswa baru baik jenang Sarjana (S1), Sarjana Terapan (D-4).
SNBP merupakan jalur penerimaan mahasiswa baru yang didasarkan pada penelusuran prestasi akademik menggunakan nilai rapor, serta prestasi akademik dan nonakademik.
Tantangan bagi Indonesia ke depan adalah membangun kapasitas agar tetap memiliki kedaulatan politik dan ekonomi di tengah Asia Timur yang semakin terpolarisasi.
DOSEN Departemen Politik dan Pemerintahan Fisipol UGM, Dr. Mada Sukmajati menilai, argumen Pilkada melalui DPRD atau Pilkada tidak langsung masih perlu didukung data ilmiah.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved