Headline
Kemantapan jalan nasional sudah mencapai 93,5%
Kumpulan Berita DPR RI
MASIH banyak orang yang membuang begitu saja plastik dan minyak goreng yang habis dipakai (jelantah). Padahal, keduanya masih bisa didaur ulang sehingga memiliki nilai ekonomi dan tidak merusak lingkungan.
Pemahaman itu disampaikan dalam Workshop Pengolahan Sampah CircuLife–SLI 2025 Batch ke-3 bertema Community-Driven Waste Management and Circular Economy in Yogyakarta, Rabu (7/1), di Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (Fapet UGM). Kegiatan ini menjadi upaya konkret mendorong pengelolaan sampah berbasis komunitas dan penerapan ekonomi sirkular di Yogyakarta.
Workshop menghadirkan praktisi pengelolaan sampah yang berbagi pengalaman dan praktik baik, mulai dari pengolahan sampah plastik hingga pemanfaatan limbah minyak jelantah. Pada sesi pertama, Ilham Zulfa Pradipta, S.T., M.Eng dari Jogja Life Cycle memaparkan materi mengenai daur ulang sampah plastik dan tantangan pengelolaannya di Indonesia.
Ilham menjelaskan, plastik melalui proses panjang sejak ekstraksi bahan baku, polimerisasi, hingga digunakan dan didistribusikan ke masyarakat. Berbagai jenis plastik seperti PET, HDPE, PVC, LDPE, PP, dan PS banyak digunakan sehari-hari dan berkontribusi terhadap timbulan sampah. Berdasarkan data tahun 2024, Indonesia tercatat sebagai penyumbang sampah plastik terbesar kelima di dunia.
“Sampah plastik menjadi persoalan serius karena sulit terurai, dapat berubah menjadi mikroplastik, serta mengandung bahan kimia berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan,” ujar Ilham.
Solusinya, Ilham menekankan pentingnya pengelolaan sampah melalui konsep recycling, downcycling, dan upcycling. Ia menyoroti upcycling sebagai pendekatan yang mampu meningkatkan nilai dan kualitas produk hasil olahan sampah plastik. Pendekatan ini telah diterapkan oleh Jogja Life Cycle yang dirintis sejak 2021 di Lab RINDU (Rumah Inovasi Daur Ulang) PIAT UGM dan kini bekerja sama dengan 13 bank sampah di Kelurahan Giwangan, dua pengepul sampah, dua sekolah dasar, serta sejumlah komunitas. Jogja Life Cycle juga mengembangkan usaha pencacahan plastik sebagai bagian dari ekosistem ekonomi sirkular.
Sementara itu, pembicara kedua, Maria Ratih dari Dadio Home, mengangkat topik pengolahan limbah minyak jelantah. Ia menjelaskan bahwa minyak jelantah yang dibuang sembarangan berpotensi mencemari lingkungan dan saluran air. Melalui Dadio Home, minyak jelantah diolah kembali menjadi produk ramah lingkungan seperti sabun, sekaligus membuka peluang ekonomi berbasis rumah tangga dan komunitas.
“Limbah minyak jelantah sebenarnya memiliki nilai ekonomi jika dikelola dengan tepat dan berkelanjutan,” ujar Maria Ratih.
Koordinator Proyek CircuLife-SLI 2025, Rima Amalia Eka Widya, S.S., M.A. menyatakan, kegiatan ini mengedukasi ke masyarakat tentang pengolahan sampah. "Sampah dikelola dan diproses sampai bisa menghasilkan produk baru dan memiliki nilai ekonomi," ungkap dia.
Edukasi yang paling mendasar adalah memilah sampah dari rumah sebelum dibuang. Sampah organik harus dikelola dan diolah di rumah tangga, misalnya untuk menjadi pupuk kompos atau pakan ternak.
Ia berharap nantinya Fapet UGM dapat meningkatkan kesadaran dan kapasitas masyarakat dalam mengelola sampah secara berkelanjutan. "Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan lingkungan dan ekonomi sirkular berbasis komunitas," tutup dia. (H-2)
Program itu berfokus pada edukasi lingkungan, pengelolaan Bank Sampah, serta pembinaan masyarakat agar lebih sadar akan pentingnya pemilahan sampah.
KEGIATAN daur ulang dapat menjadi salah satu pintu masuk pengenalan dan edukasi tentang kepedulian terhadap lingkungan, khususnya jika dilakukan pada anak-anak.
Program PKM ini terbagi menjadi dua kegiatan utama, yaitu pelatihan produk daur ulang dan sosialisasi pengelolaan bank sampah digital melalui Aplikasi Mobile Bank Sampah Matahari.
KOMISI Informasi Pusat mengabulkan sebagian permohonan sengketa informasi yang diajukan kelompok Bongkar Ijazah Jokowi terhadap UGM terkait ijazah Jokowi
Mengapa emosi bisa berujung kekerasan? Psikolog UGM & UI jelaskan peran Amigdala vs Prefrontal Cortex serta cara mencegah perilaku impulsif.
Pakar kebencanaan UGM Dwikorita Karnawati menjelaskan lubang raksasa di Aceh Tengah bukan sinkhole, melainkan mahkota longsoran akibat gerakan tanah dan erosi yang terus berkembang.
Akankah fakta baru itu akan mempercepat proses hukum yang sedang berlangsung? Ke mana pula arah penyelesaian kasus yang telah lama memicu kegaduhan dan keterbelahan publik itu?
Pakar dari UGM mengomentari kebijakan penonaktifan PBI BPJS Kesehatan yang disebut dilakukan untuk memutakhirkan data penerima bantuan.
BERGABUNGNYA Indonesia dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian Gaza yang diusung Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, masih menjadi perdebatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved