Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) memberikan dukungan dengan bantuan anggaran dana kepada National Paralympic Committee (NPC) Indonesia senilai Rp 36,2 miliar untuk mempersiapkan para atlet menuju Paralimpiade Paris 2024.
Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengatakan penandatangan kesepakatan ini merupakan bukti nyata komitmen pemerintah untuk meningkatkan prestasi olahraga di tanah air.
“Kali ini ruang lingkup bantuan pemerintah sangat penting dalam seleksi calon atlet berprestasi dan calon pelatih, serta bantuan berupa penghasilan fasilitas pelatih asing dalam program peningkatan prestasi olah raga,” kata Dito dalam keterangannya (6/3).
Baca juga : KOI dan Kemenpora Akan Bahas Penyegaran DBON
Dana 36,2 Miliar Rupiah itu akan diperuntukkan bagi 10 cabang olahraga disabilitas yang diproyeksikan ke Paralimpiade 2024.
Di antaranya para-angkat berat sebesar Rp2,8 miliar, para-atletik (Rp7,5 miliar), para-bulu tangkis (Rp2,4 miliar), para-renang (Rp2,7 miliar), para-tenis meja (Rp6,03 miliar), para-boccia (Rp1,6 miliar), para-cycling (Rp4 miliar), para-menembak (Rp1,3 miliar), para-panahan (Rp4,4 miliar), dan para-judo (Rp3 miliar), Sebanyak 51 atlet beserta 10 pelatih, 10 manajer, dan 18 tenaga pendukung juga termasuk dalam anggaran tersebut.
“Dengan dukungan pemerintah berupa bantuan pelatihan dana kualifikasi, kami titipkan ke NOC supaya dana ini dikelola dengan akuntabilitas tinggi dan pastikan semua tepat sasaran agar berdampak pada prestasi di Paralimpiade Paris mendatang,” sebut Dito.
Baca juga : PP PTMSI Kukuh 6 Atletnya yang Ikut SEA Games Kamboja
“Kami berharap NPC bisa meloloskan banyak para atlet ke Paralimpiade 2024. Kita juga sangat berharap perolehan medali kontingen Indonesia juga meningkat dan kontingen Indonesia bersinar di Paris nanti,” tambah Dito.
Sementara itu Ketua NPC Indonesia, Senny Marbun menjelaskan sejauh ini sebanyak 12 atlet Indonesia telah dipastikan lolos ke Paralimpiade Paris 2024.
“Jumlah atlet yang lolos ke Paralimpiade 2024 sudah 12 atlet. Rencana kita menargetkan meloloskan 27 atlet yang mana saat ini masih mengikuti babak kualifikasi supaya dapat poin lolos ke Paralimpiade,” kata Senny.
Baca juga : SEA Games Vietnam Jadi Fondasi Sistem Seleksi Masa Depan
“Memang prestasi saat ini sudah meningkat karena kita sangat tahu di era Presiden Joko Widodo keberadaan olahraga disabilitas sangat didukung oleh Presiden Jokowi. Sebelum itu, sebenarnya prestasi kita pas-pasan karena olahraga butuh dana. Nah, di era Presiden Jokowi luar biasa,” imbuhnya.
NPC Indonesia menargetkan dua medali emas pada Paralimpiade Paris 2024. Namun, berharap target itu bisa melesat ke atas atau mampu meraih lebih dari dua emas.
“Tentang dua medali emas bisa naik apa engga, saya ngomong dua emas dulu. Tidak berani melebihi Tuhan. Target kita dua emas dulu. Kalau bisa dapat lima atau lebih, itu mungkin karunia luar biasa dari Tuhan,” ucap Senny. (Z-8)
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Strategi memisahkan kedua lifter ini dinilai sebagai langkah taktis untuk memaksimalkan potensi dua medali emas sekaligus.
Olimpiade musim dingin 2026 sendiri akan berlangsung mulai 6 hingga 22 Februari.
Syerina, yang baru pertama kali turun di kelas 70 kg, menyumbangkan satu dari total empat medali emas yang berhasil dikoleksi kontingen Merah Putih dari cabang judo.
Janice Tjen, yang berusia 23 tahun, kata dia, saat ini, merupakan petenis peringkat ke-53 dunia dan punya mimpi besar untuk terus meraih prestasi dari cabang olahraga tenis.
Dengan waktu persiapan yang makin singkat, PABSI kini menyiapkan strategi pembinaan agar para lifter Indonesia bisa berangkat ke Olimpiade Los Angeles 2028.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved