Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Tim Mercedes Toto Wolff mengatakan tim menantikan performa awal dari mobil W15 yang akan dilihat pada uji coba pramusim Formula 1 2024 di Bahrain, 21-23 Februari.
"Saya sangat senang kami akan kembali ke trek dan tentu saja penasaran serta bersemangat untuk melihat bagaimana performa mobil ini," kata Wolff seperti dilansir dari Antara, Minggu (18/2).
Wolff menyoroti penampilan mobil pendahulunya W14 yang kurang maksimal pada musim lalu. Masalah pada W14 ia sebut telah diperbaiki dan tim merasa optimistis bisa meraih hasil yang lebih baik pada musim ini.
Baca juga : Mercedes Butuh Perbaikan Lebih Dalam
"Saya pikir kami akan mendapatkan indikasi awal apakah kami telah menyelesaikan beberapa masalah bawaan yang kami alami pada sasis tahun lalu," jelas Wolff.
Salah satu masalah utama yang dihadapi Mercedes tahun lalu adalah ketidakpastian mengenai performa mobil pekan demi pekan. Lebih buruk lagi, mereka menghadapi tim Red Bull yang berhasil mencatatkan musim paling dominan dalam sejarah Formula 1.
"Kami berada dalam pertarungan yang sulit dengan Ferrari, McLaren, dan Aston Martin pada musim lalu, tapi ada kesenjangan besar dengan Red Bull. Saya berharap kami berada dalam kelompok yang kuat di awal musim dan semoga selangkah lebih dekat dengan Red Bull," ujar Wolff.
Baca juga : Williams Tegaskan tidak akan Lepas Albon
Ia menilai, perjuangan Mercedes untuk menguasai konsep mobil mereka adalah perjuangan yang konsisten. Meskipun ada harapan bahwa 2024 akan lebih baik, Wolff mengatakan tim harus tetap mengimbangi tekad itu dengan bersikap realistis.
"Di satu sisi, Anda harus realistis mengenai peluang mengalahkan tim yang unggul. Tidak ada keajaiban (yang instan) dalam olahraga ini. Tapi, ambisi kami kuat. Red Bull dan mobil kuat inilah yang menjadi tolok ukur yang ingin kami kalahkan," kata Wolff.
Wolff berharap, Mercedes kembali ke jalur yang benar dan bisa kembali merebut dominasi mereka yang sebelumnya telah dibukukan setidaknya dalam kurun waktu tujuh tahun sebelum Red Bull mengambil alih gelar juara dunia selama tiga kali berturut-turut.
Baca juga : Toto Wolff Tetap Nakhodai Tim Formula 1 Mercedes hingga 2027
"Ketika Anda jatuh, Anda bangkit kembali dan itulah yang paling banyak saya pelajari dalam tiga tahun terakhir. Ini tentang kemampuan untuk belajar ketika kita gagal mencapai tujuan dan ini adalah kunci kesuksesan jangka panjang," kata Wolff.
"Kami benci kekalahan dan itu yang mendorong kami. Tapi itu tidak berarti bahwa kami tidak bisa menikmati tantangan yang ada di depan kami, mengatasi masalah, dan apa yang perlu kami lakukan sebagai sebuah tim," ujarnya menambahkan. (Z-6)
Baca juga : Williams Perpanjang Kerja Sama dengan Mercedes di Formula 1
Tim Formula 1 Mercedes dijadwalkan akan memperkenalkan penantang baru mereka, Mercedes-AMG F1 W17, secara daring, 22 Januari mendatang.
Toto Wolff melepas 15% saham di Mercedes Formula 1 kepada miliarder AS George Kurtz. Transaksi ini menempatkan valuasi tim pada angka US$6 miliar.
Mercedes kini menempati peringkat kedua klasemen sementara tim konstruksi Formula 1 dengan total telah mengamankan 325 poin.
Di GP Azerbaijan dan GP Singapura, pembalap Mercedes Kimi Antonelli finis di urutan keempat dan kelima.
Kontrak George Russell bersama Mercedes akan berakhir pada akhir musim ini dan, hingga kini belum ada pembicaraan untuk memperpanjang kontrak pembalap Formula 1 itu.
Pembalap Mercedes George Russell keluar sebagai juara di GP Kanada sementara rekan setimnya, Kimi Antonelli finis ketiga.
Di serial dokumenter Netflix, Formula 1: Drive to Survive, Horner membantah keras spekulasi yang menyebut bahwa Max Verstappen dan pihak manajemennya menjadi dalang di balik pemecatannya.
Di Mercedes, Theo Pourchaire akan bekerja dalam ekosistem yang kompetitif bersama George Russell dan Kimi Antonelli.
Lewis Hamilton menilai karakteristik mobil saat ini memberikan ruang lebih bagi pembalap untuk melakukan koreksi saat terjadi kesalahan di lintasan.
BALAPAN Formula 1 (F1) musim 2026 diprediksi akan menghadirkan drama dan kekacauan menyusul penerapan regulasi teknis serta mesin yang drastis. Ini kata Charles Leclerc.
Mulai musim 2026, Circuit de Barcelona-Catalunya tidak lagi memegang titel GP Spanyol, menyusul kepindahan status tersebut ke Madrid.
Red Bull Ford Powertrains langsung dinilai sebagai paket mesin terkuat jelang era regulasi 2026 setelah data uji coba pramusim di Bahrain menunjukkan keunggulan performa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved