Headline
Ada unsur yang ingin Indonesia chaos.
PEMEGANG 24 gelar juara grand slam, Novak Djokovic harus susah payah menyudahi perlawanan petenis tuan rumah, Alexei Popyrin, sebelum bisa merebut tiket babak ketiga Australia Terbuka 2024.
Petenis Serbia itu harus menjalani laga hingga lebih dari 3 jam sebelum memastikan kemenangan 6-3, 4-6, 7-6 (7/4), 6-3 di Rod Laver Arena, Melbourne Park, Australia, Rabu (17/1).
Djokovic yang memegang 10 gelar juara di Australia Terbuka, tampil gemilang di set pertama melawan Popyrin.
Baca juga : Asa Aryna Sabalenka Pertahankan Gelar Australia Terbuka Berlanjut
Namun unforced error merugikan Djokovic di set kedua, dan servisnya dipatahkan untuk pertama kalinya pada gim keempat.
Popyrin terlihat membuang peluangnya untuk menyamakan kedudukan, saat ia melakukan permainan service game yang buruk saat pukulan servenya mengenai net.
Baca juga : Osaka Tegaskan tidak akan Ngambek Setelah Tersingkir di Putaran Pertama Australia Terbuka
Bagaimanapun, Djokovic kemudian gagal memaksimalkan peluang. Ia tidak mampu menindak lanjuti breaknya, dan Popyrin melakukan pukulan lob backhand untuk menyamakan kedudukan.
Popyrin meminta medical timeout saat memimpin 3-2 di set ketiga, dan ia menerima perawatan di betis kakinya.
Poin pivot pertandingan ini terjadi pada gim kesepuluh.
Tiga unforced error dari Djokovic membuat Popyrin memiliki tiga set point, namun ia tidak dapat memaksimalkannya. Popyrin membuang empat kesempatan ketika unggulan teratas itu menyamakan kedudukan pada gim yang berlangsung hampir selama sepuluh menit.
Djokovic memenangi tiebreak untuk semakin menguatkan cengkeramannya, ketika Popyrin menerima lebih banyak perawatan di kakinya.
Petenis Serbia itu sempat terlibat sedikit perseteruan dengan beberapa penonton pada awal set keempat, namun ia mampu mempertahankan fokusnya dengan mendominasi permainan pada gim keenam.
Ia kembali mematahkan serve lawan, dan mengunci kemenangan ketika pukulan Popyrin melambung keluar lapangan. (Ant/Z-5)
Sabalenka mengaku dirinya kini jauh lebih matang dibandingkan empat tahun lalu ketika harus menelan kekalahan dari Leylah Fernandez.
Carlos Alcaraz mengalahkan petenis Italia Mattia Bellucci 6-1, 6-0, dan 6-3 di putaran kedua AS Terbuka.
Novak Djokovic belum mampu menemukan performa terbaiknya saat mengalahkan petenis kualifikasi AS Zachary Svajda 6-7(5), 6-3, 6-3, dan 6-1 di putaran kedua AS Terbuka.
Aldila/Nadiia akan berhadapan dengan pasangan petenis Rep Ceko Katerina Siniakova dan petenis AS Taylor Townsend di putaran pertama AS Terbuka.
Janice Tjen tidak mampu menghentikan tren positif yang sedang dibawa Raducanu ketika kandas dengan skor akhir 2-6 dan 1-6 di putaran kedua AS Terbuka.
Jannik Sinner tampil dominan sepanjang pertandingan berdurasi 1 jam 38 menit tersebut dalam penampilan pertamanya sejak terpaksa mundur di final Cincinnati Tenruka, awal bulan ini.
Carlos Alcaraz mengalahkan petenis Italia Mattia Bellucci 6-1, 6-0, dan 6-3 di putaran kedua AS Terbuka.
Novak Djokovic belum mampu menemukan performa terbaiknya saat mengalahkan petenis kualifikasi AS Zachary Svajda 6-7(5), 6-3, 6-3, dan 6-1 di putaran kedua AS Terbuka.
Aldila/Nadiia akan berhadapan dengan pasangan petenis Rep Ceko Katerina Siniakova dan petenis AS Taylor Townsend di putaran pertama AS Terbuka.
Janice Tjen tidak mampu menghentikan tren positif yang sedang dibawa Raducanu ketika kandas dengan skor akhir 2-6 dan 1-6 di putaran kedua AS Terbuka.
Jannik Sinner tampil dominan sepanjang pertandingan berdurasi 1 jam 38 menit tersebut dalam penampilan pertamanya sejak terpaksa mundur di final Cincinnati Tenruka, awal bulan ini.
Iga Swiatek menjadi petenis dengan kemenangan di babak pertama terbanyak berturut-turut di era tenis modern dengan 65 kemenangan.
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved