Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA bertahan Aryna Sabalenka menghantam petenis berusia 16 tahun, Brenda Fruhvirtova untuk melenggang ke babak ketiga Australia Terbuka.
Sabalenka memenangi pertandingan atas Fruhvirtova dengan skor 6-3, 6-2. Petenis Republik Ceko, Fruhvirtova memberikan perlawanan yang lebih keras dan membuat petenis berusia 25 tahun itu bertahan di lapangan selama 67 menit.
"Untuk seseorang yang berusia 16 tahun, ia melakukan pekerjaan yang luar biasa. Maksud saya, saya berharap berada di levelnya saat saya berusia 16 tahun," kata Sabalenka.
Baca juga : Osaka Tegaskan tidak akan Ngambek Setelah Tersingkir di Putaran Pertama Australia Terbuka
"Dia adalah pemain yang sulit dipercaya. Dia akan segera berada di puncak Saya sangat senang dengan kemenangan ini. Saya hanya mencoba untuk fokus pada diri saya sendiri dan bukan yang lain, dan hanya mencoba berjuang untuk setiap poin," imbuhnya.
Peluang selalu tidak berpihak pada Fruhvirtova, yang belum pernah mengalahkan pemain 10 besar dan berada di peringkat lebih dari 100 peringkat di bawah lawannya.
Baca juga : Jabeur Disingkirkan Petenis 16 Tahun di Australia Terbuka
Pada undian utama Grand Slam ketiganya, ia menguji Sabalenka pada servis pembuka, menghasilkan break pointm. Tetapi berhasil ditangkis dan petenis Belarusia itu merespons dengan mematahkan servis petenis Ceko itu pada kesempatan pertamanya.
Fruhvirtova tidak gentar dan ketika servis Sabalenka gagal, mendapatkan tiga break point lagi pada game berikutnya dan kali ini meraih kesempatan dengan pukulan forehand ke arah garis servis.
Namun unggulan kedua itu bangkit kembali dan terus menekan, meraih break point lagi untuk kedudukan 5-3 dan melakukan servis untuk merebut set tersebut.
Fruhvirtova kembali dipatahkan servisnya pada set kedua saat Sabalenka mulai memaksakan diri dan tidak ada jalan untuk mundur saat sang juara Grand Slam itu mulai menemukan ritme permainannya.
Selain memenangkan Australia Terbuka, Sabalenka juga mencapai semifinal di Paris dan Wimbledon sebelum kalah dari Coco Gauff di final AS Terbuka.
Ia selanjutnya akan menghadapi petenis Ukraina Lesia Tsurenko atau petenis Spanyol Rebeka Masarova. (AFP/Z-5)
Unggulan teratas sektor putri di Australia Terbuka 2026, Aryna Sabalenka, mengawali langkah dengan meyakinkan. Ia meraih kemenangan straight set pada babak pertama.
UNGGULAN Utama Aryna Sabalenka mengawali kampanye perburuan gelar Australia Terbuka 2026 dengan hasil positif.
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
Aryna Sabalenka juara Brisbane International 2026 usai tekuk Marta Kostyuk 6-4 dan 6-3. Gelar ke-22 dan modal kuat menuju Australia Terbuka.
Sabalenka mengaku belum puas dengan hasil duel melawan Kyrgios yang berakhir dengan kekalahan 3-6, 3-6.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Nick Kyrgios sebelumnya sempat ditawari untuk menerima wildcard nomor tunggal.
Williams selanjutnya akan bertolak ke Melbourne untuk tampil di Australia Terbuka dengan status wildcard.
Aryna Sabalenka kembali menjadi unggulan utama untuk merebut gelar Australia Terbuka 2026, dengan ancaman Iga Swiatek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved