Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
GANDA campuran bulu tangkis Indonesia Dejan Ferdianansyah/Gloria Emanuelle Widjaja menyebut kekalahan dua gim 12-21 dan 16-21 dari pasangan Korea Selatan Seo Seung Jae/Chae Yu Jung di babak 16 besar Malaysia Terbuka 2024 di Lapangan 3 Axiata Arena, Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis, adalah karena keduanya kalah dalam hal servis.
Hal itu dikatakan Dejan kala ia mengakui servis lawannya, yang merupakan unggulan ketiga, sangat baik dan sulit diantisipasi.
"Kami kalah di servis dan pembukaan dari mereka. Kami tidak bisa lepas dari sana. Kurang banyak bisa bermain rally dan melakukan kesalahan-kesalahan," kata Dejan, dikutip dari keterangan resmi PBSI, Kamis (11/1).
Baca juga: Kalahkan Ganda Taiwan, Fajar/Rian ke Babak Perempatfinal Malaysia Open 2024
Di gim kedua, Dejan/Gloria bermain sedikit lebih baik. Namun, hal ini tetap tidak cukup membuat keduanya lepas dari tekanan dan kembali mengakhiri gim dengan kekalahan 16-21.
"Kami sudah berusaha dengan apa yang kami bisa, gim kedua sudah berhasil mengejar tapi memang mereka masih lebih unggul," tambah Dejan.
Sementara itu, menurut Gloria, kekalahan dari pasangan Korea Selatan tersebut membuatnya dan Dejan memiliki banyak pekerjaan rumah untuk meningkatkan penampilan pada turnamen-turnamen berikutnya.
Baca juga: Hendra/Ahsan Mundur dari Malaysia Open 2024 Karena Cedera
"Pastinya belum dengan apa yang kami tampilkan. Masih banyak evaluasi dan pekerjaan rumah," ucap Gloria.
Dengan gugurnya Dejan/Gloria di babak 16 besar, maka ganda campuran Indonesia semuanya gugur setelah Rehan/Lisa juga takluk di babak yang sama dan Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari sudah terhenti sejak laga pertama atau babak 32 besar. (Ant/Z-1)
Sabar/Reza dijadwalkan menantang wakil tuan rumah sekaligus unggulan kedua, Aaron Chia/Soh Wooi Yik, di perempat final Malaysia Terbuka.
Sebanyak lima wakil Indonesia akan turun berlaga di babak perempat final Malaysia Terbuka yang digelar di Axiata Arena, Kuala Lumpur, Jumat (9/1).
Laga sengit di Malaysia Terbuka dijadwalkan mulai bergulir pada pukul 11.20 WIB, diawali oleh penampilan Ana/Trias di Lapangan 1 dan Jonatan Christie di Lapangan 2 secara bersamaan.
Pada hari pembuka kemarin, Indonesia, yang hanya diwakili pasangan ganda campuran Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu, belum berhasil memetik hasil positif.
Bagi Marwan/Aisyah, Malaysia Terbuka bukan sekadar turnamen pembuka musim, melainkan panggung elite pertama mereka sejak dipasangkan lebih dari setahun lalu.
Ana/Trias akan memulai perjuangan mereka di putaran pertama Malaysia Terbuka melawan wakil India, Treesa Jolly/Gayatri Gopichand Pullela.
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka ungkap keinginan main bareng Novak Djokovic.
Ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhasil lolos ke babak perempat final Indonesia Masters 2026 dan dipastikan akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Tiongkok.
Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved