Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ducati Enea Bastianini sukses menjuarai GP Malaysia, Minggu (12/11). Pembalap Italia itu melaju dengan keunggulan lebih dari 1,5 detik dari Alex Marquez di posisi kedua, dengan Francesco Bagnaia di posisi ketiga dan Jorge Martin di posisi keempat.
Keberhasilan Bagnaia meraih podium di Sirkuit Sepang membuatnya semakin dekat untuk merengkuh gelar juara dunia dengan dua balapan tersisa. Bagnaia kini memiliki keunggulan 14 poin atas Martin menjelang balapan di Qatar akhir pekan depan.
"Saya mencoba menutup jarak dengan Alex dan Bastia, namun saya kesulitan dalam hal pengereman," kata Bagnaia.
Baca juga : Bagnaia Minta Ducati Terus Sempurnakan Motornya
"Tapi saya senang kami berhasil membuka sedikit jarak di kejuaraan. Senang dengan performa yang kami tunjukkan," tambah pembalap berusia 26 tahun itu.
Bagnaia melakukan start yang lamban dari posisi terdepan dan langsung disusul oleh rivalnya, Martin, yang start dari posisi kedua dan rekan setim Bagnaia, Bastianini.
Namun, Martin dari Pramac langsung melebar dan Bastianini, yang start dari posisi ketiga, muncul di posisi terdepan.
Baca juga : Bastianini: Kemenangan di Malaysia Dorong Kepercayaan Diri
Bastianini memimpin pemenang sprint GP Malaysia hingga sepertiga dari 20 lap, dengan Martin dan Bagnaia berebut posisi ketiga. Bagnaia memenangkan pertarungan tersebut, diiringi sorak-sorai penonton di Sepang.
Di tengah cuaca yang panas, balapan mulai berjalan dengan baik setelah Bastianini berhasil unggul jauh dari Alex Marquez dari Gresini Racing, dengan Bagnaia berada di urutan ketiga dan Martin berjuang keras di urutan keempat. Posisi itu tetap bertahan hingga akhir.
Bastianini mengalami musim yang sulit karena cedera, namun pembalap Italia yang dijuluki 'The Beast' itu tetap tampil berani di depan dan melaju untuk meraih kemenangan yang nyaman, yang merupakan kemenangan pertamanya di musim ini.
Baca juga : Pecahkan Rekor Lap Tercepat GP Malaysia, Bagnaia Rebut Posisi Pole
"Saya lelah dan saya telah memberikan 100 persen hari ini," ujar Bastianini.
"Setelah sekian lama tidak naik podium, hari ini adalah sebuah kemenangan. Hanya saya, teman-teman saya, pacar saya dan keluarga saya yang tahu apa yang harus saya lakukan untuk tiba di sini," imbuhnya.
Marco Bezzecchi datang ke Sepang dengan posisi ketiga dalam kejuaraan dan secara matematis masih dalam persaingan memperebutkan gelar juara dunia.
Baca juga : Ducati Mendominasi Uji Coba Pramusim MotoGP di Qatar
Namun, harapannya untuk meraih gelar juara menguap saat ia hanya menempati urutan keenam, di belakang mantan juara dunia asal Prancis, Fabio Quartararo.
Juara dunia enam kali Marc Marquez, berada di urutan ke-13 dengan motor Hondanya setelah memulai balapan di urutan ke-20.
Selanjutnya akan ada balapan yang mendebarkan di Qatar sebelum balapan akhir musim di Valencia pada 26 November.
Sebelumnya, Pedro Acosta yang akan berlaga di MotoGP dinobatkan sebagai juara dunia Moto2 setelah pembalap Spanyol itu menyelesaikan balapan di Sepang di urutan kedua di belakang rekan senegaranya, Fermin Aldeguer. (AFP/Z-5)
Pembalap Ducati Lenovo Francesco Bagnaia mengaku kesulitan tampil menjanjikan di GP Malaysia setelah di sesi latihan di Sirkuit Sepang, Jumat (24/10), finis di urutan ke-12.
Jorge Martin, pembalap Aprilia Racing, telah menyelesaikan operasi tangan kanan yang dideritanya setelah mengalami kecelakaan pada sesi uji coba di Sirkuit Sepang, Malaysia, Rabu (5/2) lalu.
Fabio Quartararo kembali menunjukkan dominasi usai menjadi yang tercepat di sesi shakedown Sepang, pekan lalu.
DUA pembalap tim Gresini Racing, Marc Marquez dan Alex Marquez bertekad menampilkan performa terbaik dalam seri penutup MotoGP 2024 di Sirkuit Catalunya, Barcelona pada Minggu (17/11/2024).
PEMBALAP Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) menghidupkan asa untuk bisa kembali menyabet gelar juara dunia MotoGP dengan memenangi GP Malaysia di depan rivalnya, Jorge Martin.
PEMBALAP Francesco Bagnaia (Ducati Lenovo) menapaki podium tertinggi MotoGP di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Minggu (3/11/2024).
Masalah utama Francesco Bagnaia sepanjang musim MotoGP 2025 lalu berakar pada ketidakcocokan antara gaya balapnya dengan karakteristik Desmosedici GP25.
Saat ini, Marc Marquez masih terikat kontrak hingga akhir 2027 bersama Ducati Lenovo. Namun, dinamika bursa transfer pembalap yang sering bergerak lebih cepat memicu berbagai spekulasi.
Musim lalu menjadi periode yang cukup berat bagi Jorge Martin. Alih-alih menunjukkan dominasi, ia justru lebih banyak menghabiskan waktu di ruang perawatan dibandingkan di atas lintasan.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Toprak Razgatlioglu, bintang balap asal Turki yang baru saja menyandang gelar Juara Dunia WSBK 2025, resmi memperkenalkan diri sebagai penggawa anyar tim Prima Pramac Yamaha.
Franco Morbidelli mencatat bahwa meskipun musim lalu memberikan banyak pelajaran positif, terutama di paruh pertama, masih ada celah besar yang harus ditutupi oleh tim teknis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved