Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS Iga Swiatek membuka laga pertama ajang WTA Finals dengan kemenangan. Petenis Polandia peringkat dua dunia itu keluar dari tekanan mengalahkan juara Wimbledon Marketa Vondrousova dengan straight set pada laga yang berlangsung di Cancun, Meksiko, Selasa (31/10).
Swiatek tak maksimal pada set pertama karena kerap melakukan kesalahan. Dia sempat tertinggal 2-5 namun akhirnya bangkit untuk meraih kemenangan 7-6 (7/3), 6-0.
Juara grand slam empat kali itu dalam misi untuk merebut kembali peringkat pertama dari tangan Aryna Sabalenka pada kejuaraan terakhir musim ini.
Baca juga : Tekuk Elina Svitolina, Iga Swiatek ke Perempat Final Dubai
Set pembuka berjalan tak mulus bagi Swiatek yang servisnya kerap dipatahkan Vondrousova.
Swiatek berhasil bangkit kembali pada game keempat untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2 pada set pertama namun ia kemudian terpuruk ketika Vondrousova melakukan break untuk memimpin 3-2 dan kemudian bertahan untuk unggul 4-2.
Vondrousova sempat memimpin pada kedudukan 5-2 namun Swiatek membalas dua kali berturut-turut dengan cepat untuk menyamakan kedudukan menjadi 5-5 sebelum bertahan hingga kedudukan 6-5.
Baca juga : Siapakah Petenis Ons Jabeur yang Sumbangkan Hadiah WTA untuk Palestina?
Permainan servis Vondrousova melempem pada set kedua. Swiatek mematahkan servisnya tiga kali berturut-turut. Kesalahan ganda Vondrousova membuat Swiatek unggul 5-0 dan petenis Polandia itu memastikan kemenangan melalui servisnya di game terakhir.
“Di babak pertama saya tidak merasa bermain buruk. Saya hanya merasa seperti melakukan kesalahan pada pukulan terakhir dalam reli. Saya merasa masih ada ruang untuk perbaikan tetapi saya tidak perlu melakukan banyak perubahan," kata Swiatek.
"Jadi saya hanya mencoba untuk lebih tepat, tidak bermain mengambil risiko," tukasnya. (AFP/Z-4)
Tampil solid di lapangan keras ASB Classic, Jakub Mensik menundukkan unggulan asal Argentina Sebastian Baez melalui kemenangan dua set langsung, 6-3 dan 7-6 (7).
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Di perempat final Hobart International, Janice Tjen dan Katarzyna Piter mengalahkan pasangan Nadiia Kichenok dan Makoto Ninomiya.
Aldila Sutjiadi, bersama pasangannya Giuliana Olmos (Meksiko), harus terhenti di babak perempat final turnamen Hobart International 2026 usai dikalahkan Eri Hozumi dan Fang Hsien Wu.
Duel antara Tatjana Maria, 38 dan Venus Williams, 45, mencatatkan rekor sebagai kombinasi usia tertua dalam satu pertandingan tur WTA sejak organisasi tersebut didirikan pada 1973.
Setelah melewati laga pembuka dengan kemenangan, Aldila mengungkapkan harapannya untuk dapat bertemu rekan senegaranya, Janice Tjen, di babak final Hobart International.
Rybakina kini mengoleksi tiga gelar WTA musim ini, setelah Strasbourg dan Ningbo.
Aryna Sabalenka mengalahkan Amanda Anisimova 6-3, 3-6, 6-3 untuk melaju ke final WTA Finals Riyadh melawan Elena Rybakina, yang menyingkirkan Jessica Pegula.
Sabalenka di semifinal .akan menghadapi unggulan keempat asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.
Anisimova menjaga peluang meraih gelar pada debutnya di WTA Finals.
Amanda Anisimova mengalahkan unggulan kedua Iga Swiatek dengan skor 7-6 (3), 6-4, dan 6-2.
Elena Rybakina memenangkan 12 dari 13 game terakhir untuk meraih kemenangan telak 3-6, 6-1, dan 6-0 dan mengakhiri empat kekalahan beruntun melawan Iga Swiatek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved