Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS nomor satu dunia Aryna Sabalenka harus menunjukkan ketahanan maksimal untuk menaklukkan empat besar unggulan Amanda Anisimova 6-3, 3-6, 6-3 pada semi-final WTA Finals di Riyadh, Jumat (8/11). Kemenangan ini membawa Sabalenka ke final untuk kedua kalinya dari lima penampilan di turnamen musim penutup.
Di arena King Saud University Indoor, Sabalenka mencatat 12 ace dan menyelamatkan enam dari sembilan break point, memastikan pertarungan gelar melawan Elena Rybakina dari Kazakhstan, yang menyingkirkan Jessica Pegula 4-6, 6-4, 6-3 di semi-final sebelumnya.
"Dia selalu mendorong saya untuk bermain terbaik," ujar Sabalenka setelah memberikan pelukan hangat kepada Anisimova di net.
"Sejujurnya, saya tak keberatan jika kalah, karena kami berdua bermain luar biasa dan layak berada di final. Saya sangat senang menang. Saya bilang pada Amanda, dia harus bangga dengan musimnya. Dia bermain hebat sepanjang tahun, tapi ini baru awal, masih banyak hal baik menantinya."
Sabalenka dan Rybakina datang ke final tanpa kekalahan dalam empat pertandingan sebelumnya. Keduanya berpeluang meraih hadiah rekor US$5,235 juta jika menang di final Sabtu.
Rybakina mencatat kemenangan beruntun ke-10 setelah mengalahkan Pegula dan tampil di final WTA Finals untuk pertama kalinya dalam tiga penampilan.
"Saat datang ke sini, saya tak banyak berharap. Saya senang dengan cara saya bermain di Asia, tapi juga cukup lelah. Jadi minggu lalu, saya berpikir, ayo coba lihat hasilnya. Saya tak menyangka bisa sejauh ini," kata Rybakina, juara di Ningbo dan semifinalis di Tokyo yang lolos ke Riyadh di kesempatan terakhir.
Pertarungan Sabalenka vs Anisimova adalah rivalitas panas musim ini, menjadi pertemuan keempat mereka setelah Roland Garros, Wimbledon, dan US Open. Sabalenka menyelamatkan semua lima break point dan memanfaatkan dua dari delapan peluangnya untuk menutup set pertama dalam 60 menit.
Anisimova bangkit di set kedua dengan memimpin 4-0, memanfaatkan servis kedua Sabalenka dan setiap bola pendek. Meskipun sempat kehilangan servis saat akan menutup set, dia berhasil membawa pertandingan ke set penentuan.
Momen krusial terjadi di game tujuh set ketiga, saat Sabalenka menampilkan beberapa pukulan luar biasa untuk merebut break dan memimpin 4-3. Dengan kedua pemain menembakkan pukulan keras dari seluruh lapangan, Sabalenka menunjukkan performa terbaiknya saat paling dibutuhkan untuk mencatat kemenangan kelima dari 11 pertemuan melawan Anisimova.
Sebelumnya, Rybakina mengandalkan 15 ace dan memenangkan 73 persen poin dari servis pertamanya untuk menyingkirkan Pegula. Pemain berusia 26 tahun ini berpeluang menjuarai gelar terbesar sejak Wimbledon 2022 dan menjadi pemain ketiga dari negara Asia,setelah Zheng Qinwen dan Li Na, yang mencapai final WTA Finals. (AFP/Z-2)
Rybakina kini mengoleksi tiga gelar WTA musim ini, setelah Strasbourg dan Ningbo.
Sabalenka di semifinal .akan menghadapi unggulan keempat asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.
Elena Rybakina memenangkan 12 dari 13 game terakhir untuk meraih kemenangan telak 3-6, 6-1, dan 6-0 dan mengakhiri empat kekalahan beruntun melawan Iga Swiatek.
Elena Rybakina telah memastikan tempat terakhir WTA Finals, bulan depan, usai mengalahkan Victoria Mboko untuk mencapai semifinal Pan Pacific Terbuka.
Mantan juara Wimbledon Elena Rybakina menang 3-6, 6-0, dan 6-2 atas petenis Rusia Ekaterina Alexandrova di partai final Ningbo Terbuka.
Rybakina kini mengoleksi tiga gelar WTA musim ini, setelah Strasbourg dan Ningbo.
Sabalenka di semifinal .akan menghadapi unggulan keempat asal Amerika Serikat, Amanda Anisimova.
Anisimova menjaga peluang meraih gelar pada debutnya di WTA Finals.
Amanda Anisimova mengalahkan unggulan kedua Iga Swiatek dengan skor 7-6 (3), 6-4, dan 6-2.
Elena Rybakina memenangkan 12 dari 13 game terakhir untuk meraih kemenangan telak 3-6, 6-1, dan 6-0 dan mengakhiri empat kekalahan beruntun melawan Iga Swiatek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved