Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
PASANGAN ganda campuran Indonesia, Rina Marlina/Subhan, sukses mempersembahkan medali emas di Asian Para Games (AiPG) Hangzhou 2022.
Prestasi itu ditorehkan dalam debut pasangan itu cabor parabadminton pada pesta olahraga multi-event bagi penyandang disabilitas terbesar di Asia ini.
Rina/Subhan tampil di partai final ganda campuran SH6 menghadapi wakil tuan rumah, Zeng Qingtao/Lin Shuangbao, di Binjiang Gymnasium, Hangzhou, Tiongkok., Kamis (28/10).
Baca juga : Para-Bulu Tangkis Kunci Target 19 Medali Emas Indonesia
Rina/Subhan berhasil menang dengan skor 21-17 dan 21-9. Subhan mengungkapkan kegembiraan atas prestasinya ini karena mampu membawa pulang medali emas sekaligus mengalahkan wakil tuan rumah.
“Alhamdulillah, bersyukur bisa memenangkan partai final. Pertandingan sangat tegang. Kami sangat gembira mengalahkan tuan rumah dan bisa membawa medali emas ke Tanah Air,” terang Subhan dalam keterangannya (26/10).
Di sisi lain, Rina mengaku pertandingan yang ia lakoni untuk meraih medali emas cukup berat. Akan tetapi, ia bersyukur akhirnya dapat mempersembahkan emas bagi Indonesia.
Baca juga : Lampaui Target, CdM Apresiasi Capaian Atlet Asian Para Games
“Ya untuk pertandingan tadi memang cukup berat karena ini Asian Para Games pertama kami jadi sangat berharga banget buat kami berdua. Alhamdulillah kami bisa memberikan yang terbaik hari ini,” kata Rina.
Selain medali emas, Subhan juga mendapatkan medali perunggu di nomor ganda putra SH6 bersama Dimas Tri Aji.
Keduanya harus mengakui keunggulan wakil tuan rumah, Lin Naili/Zeng Qingtao, di semifinal pada hari yang sama.
Sementara itu, Rina berpeluang mendapatkan medali emas kembali. Pasalnya, ia sukses menembus partai final tunggal putri SH6 dan akan melawan wakil tuan rumah, Li Fengmei, pada Jumat (27/10). (Z-5)
Ia mengakui bahwa Bobby/Melati sempat mendominasi di awal laga, namun dirinya dan Adnan berhasil merebut ritme permainan pada saat-saat krusial.
Kondisi tersebut membuat Adnan/Indah kehilangan ritme dan harus merelakan gim pembuka.
Kemenangan itu diraih melalui drama tiga gim yang berakhir dengan skor 15-21, 21-17, dan 21-15. Keberhasilan itu sekaligus mengukuhkan ketangguhan mental Chen/Toh.
Petenis nomor satu dunia Aryna Sabalenka ungkap keinginan main bareng Novak Djokovic.
Ganda campuran Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil berhasil lolos ke babak perempat final Indonesia Masters 2026 dan dipastikan akan berhadapan dengan unggulan kedua asal Tiongkok.
Setelah Malaysia Terbuka, penglihatan mata kanan Faza buram dan kabur.
Kontingen Indonesia langsung tancap gas pada hari pertama ASEAN Para Games 2025 di Nakhon Ratchasima, Indonesia.
Merah Putih meraih medali emas setelah mengalahkan tuan rumah Thailand dengan skor tipis 3-2 dalam pertandingan final di Thailand International Ice Hockey Arena, Bangkok, Jumat (19/12) lalu.
KONTINGEN Indonesia menuntaskan perjuangan di SEA Games 2025 Thailand dengan melampaui target dan sukses mengunci posisi kedua klasemen akhir dengan koleksi 91 medali emas,
PRESIDEN Prabowo Subianto melontarkan apresiasi atas keberhasilan atlet Indonesia yang membawa pulang 91 medali emas dari ajang SEA Games 2025 Thailand.
Kontingen Indonesia menutup SEA Games Thailand 2025 dengan pencapaian bersejarah.
Kontingen Indonesia terus menunjukkan performa konsisten pada SEA Games 2025 di Thailand.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved