Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
FABIO Quartararo mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Yamaha akan membutuhkan '15 musim dingin' untuk mengejar Ducati yang saat ini menjadi tim dominan di MotoGP.
Hal tersebut diungkapkan Quartararo buntut hasil yang mengecewakan di GP Australia dengan finis di posisi 14.
Manajer Tim Yamaha Massimo Meregalli juga menyebut timnya tidak akan siap untuk menghadapi Ducati pada awal musim depan. Menyusul uji coba pertama yang mengecewakan dengan mesin 2024 di Misano pada September.
Baca juga: Bagnaia Puas dengan Hasil GP Australia
"Kami butuh 15 musim dingin untuk benar-benar menjadi seperti mereka (Ducati). Tapi, seperti yang saya katakan, menjadi seperti mereka bagi saya bukanlah tujuan (untuk tahun depan)," kata Quartararo.
Quartararo juga menjelaskan, sebelumnya, Yamaha diunggulkan karena memiliki sasis yang mengakibatkan motor gampang dikendalikan. Walaupun, mesin motor terdapat kekurangan pada power.
Akan tetapi, hal itu telah berbeda dan Yamaha memiliki ketertinggalan pada pengembangan sasis dan mesin. Akibatnya, motor Yamaha tidak dapat bersaing di papan atas.
Baca juga: Kontrol Ban Jadi Kunci Sukses Bagnaia Naik Podium di MotoGP Australia
"Sekarang motornya lambat tapi tidak berbelok. Tentu saja, motor ini lebih cepat di bagian mesin, tetapi (tim lain) juga meningkatkan mesinnya, jadi perbedaannya tetap sama. Mereka juga meningkatkan sasis dan aero dengan sangat baik," sebutnya.
Oleh karena itu, ia mengatakan menjadi kompetitif seperti Ducati juga bukan merupakan suatu tujuan jika berkaca pada kondisi motor saat ini. Ia menyebutkan, pihaknya hanya mampu memangkas jarak sedikit demi sedikit.
"Jadi, bagi saya [targetnya adalah] mengurangi kesenjangan, karena setiap tahun kesenjangan itu semakin besar, dan kami harus mengurangi kesenjangan untuk yang lain. Ini adalah tujuan utamanya," terang Quartararo.
"Tentu saja saya ingin selalu bertarung untuk gelar juara, tapi untuk realistisnya tahun depan kami tidak akan bertarung untuk gelar juara. Tapi untuk memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertarung memperebutkan podium, terkadang untuk meraih kemenangan, ini adalah tujuan pribadi saya," imbuhnya. (Z-1)
Kolaborasi ini jadi bentuk nyata kedekatan Yamaha dengan gaya hidup anak muda masa kini yang identik dengan ruang kreatif seperti cafe.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4.
Keputusan memakai mesin V4 juga dipengaruhi evaluasi terhadap pembalap wildcard Yamaha yang melakukan serangkaian uji coba.
Augusto Fernandez tidak sabar untuk bisa kembali menjajal prototipe bertenaga V4 yang kini tengah dikembangkan oleh Yamaha tersebut.
Rins untuk pertama kalinya kembali menjajal mesin V4 sejak meninggalkan Honda pada 2023.
Yamaha Motor Co., Ltd. dan Prima Pramac Yamaha MotoGP mengumumkan Jack Miller akan tetap menjadi pembalap resmi Yamaha setelah kembali membela tim satelit tersebut musim ini.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Bagnaia, gagal menunjukkan performa konsisten seperti dua musim sebelumnya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved