Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
FABIO Quartararo mengungkapkan kekhawatirannya bahwa Yamaha akan membutuhkan '15 musim dingin' untuk mengejar Ducati yang saat ini menjadi tim dominan di MotoGP.
Hal tersebut diungkapkan Quartararo buntut hasil yang mengecewakan di GP Australia dengan finis di posisi 14.
Manajer Tim Yamaha Massimo Meregalli juga menyebut timnya tidak akan siap untuk menghadapi Ducati pada awal musim depan. Menyusul uji coba pertama yang mengecewakan dengan mesin 2024 di Misano pada September.
Baca juga: Bagnaia Puas dengan Hasil GP Australia
"Kami butuh 15 musim dingin untuk benar-benar menjadi seperti mereka (Ducati). Tapi, seperti yang saya katakan, menjadi seperti mereka bagi saya bukanlah tujuan (untuk tahun depan)," kata Quartararo.
Quartararo juga menjelaskan, sebelumnya, Yamaha diunggulkan karena memiliki sasis yang mengakibatkan motor gampang dikendalikan. Walaupun, mesin motor terdapat kekurangan pada power.
Akan tetapi, hal itu telah berbeda dan Yamaha memiliki ketertinggalan pada pengembangan sasis dan mesin. Akibatnya, motor Yamaha tidak dapat bersaing di papan atas.
Baca juga: Kontrol Ban Jadi Kunci Sukses Bagnaia Naik Podium di MotoGP Australia
"Sekarang motornya lambat tapi tidak berbelok. Tentu saja, motor ini lebih cepat di bagian mesin, tetapi (tim lain) juga meningkatkan mesinnya, jadi perbedaannya tetap sama. Mereka juga meningkatkan sasis dan aero dengan sangat baik," sebutnya.
Oleh karena itu, ia mengatakan menjadi kompetitif seperti Ducati juga bukan merupakan suatu tujuan jika berkaca pada kondisi motor saat ini. Ia menyebutkan, pihaknya hanya mampu memangkas jarak sedikit demi sedikit.
"Jadi, bagi saya [targetnya adalah] mengurangi kesenjangan, karena setiap tahun kesenjangan itu semakin besar, dan kami harus mengurangi kesenjangan untuk yang lain. Ini adalah tujuan utamanya," terang Quartararo.
"Tentu saja saya ingin selalu bertarung untuk gelar juara, tapi untuk realistisnya tahun depan kami tidak akan bertarung untuk gelar juara. Tapi untuk memiliki lebih banyak kesempatan untuk bertarung memperebutkan podium, terkadang untuk meraih kemenangan, ini adalah tujuan pribadi saya," imbuhnya. (Z-1)
Yamaha Indonesia siapkan 130 bengkel jaga dan posko mudik Lebaran 2026 di Ciwandan & Ketapang. Cek promo diskon servis, oli, dan suku cadang di sini!
Toprak Razgatlioglu mengungkapkan ia belum sepenuhnya mempercayai karakteristik ban depan Michelin, yang menjadi kendala utama dalam persiapan menuju seri pembuka MotoGp, akhir pekan ini.
Seri MGX dan URX dirancang untuk memberikan solusi audio yang praktis namun tetap berkualitas tinggi, baik untuk produksi konten, live streaming, maupun kebutuhan profesional lainnya.
Sejak merilis gitar akustik, elektrik, dan ampli pertamanya pada 1966, Yamaha secara konsisten menjadi bagian dari perjalanan musik global.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
MARC Marquez memanfaatkan metode visualisasi lintasan saat tes pramusim MotoGP untuk memastikan pilihan paket aerodinamika Ducati tetap kompetitif sepanjang musim.
Inspirasi desainnya diambil dari model-model legendaris seperti Ducati 60 (1949) hingga Gran Sport Marianna (1955), motor balap pertama karya insinyur legendaris Fabio Taglioni.
Kecepatan Francesco Bagnaia sebenarnya masih terlihat di beberapa sesi latihan dan balapan, meski performanya inkonsisten sepanjang musim 2025.
Aprillia menebar ancaman di sisa seri akhir musim ini. Pembalap mereka, Marco Bezzecchi, berada di performa tertinggi untuk bersaing memperebutkan gelar juara di setiap balapan.
Bagnaia musim ini memang lebih banyak berkutat menghadapi problem keseimbangan dari motor Desmosedici GP25.
Manajer tim Ducati Davide Tardozzi menegaskan tim sudah berusaha semaksimal mungkin memperbaiki koneksi Francesco Bagnaia terhadap motornya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved