Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP Ferrari Carlos Sainz merayakan hari ulang tahunnya ke-29 dengan meraih posisi pole pada sesi kualifikasi GP Italia yang bergulir di Sirkuit Monza, Sabtu (2/9 waktu setempat.
"Saya akan mempertahankan posisi ini sekuat tenaga di balapan utama besok (3/9). Ini adalah awal yang baik, tugas pertama (yang terselesaikan) dengan baik, dan kami akan melihat apakah kami bisa menghadapi Max (Verstappen). Saya akan memberikan semuanya yang saya bisa. Grazie a tutti!" kata Sainz seperti dilansir dari Antara.
Adapun Sainz yang berulang tahun pada 1 September itu berhasil memutus dominasi juara bertahan Verstappen (Red Bull) yang hanya terpaut tipis 0,013 detik dari sang pembalap Spanyol.
Baca juga: Horner Puji Kemampuan Verstappen Atasi Tekanan
"Saya senang bisa finis di P2 hari ini. Besok (Minggu, 3/9) saya akan memenangi balapan utama, tentu saja," ujar Verstappen dengan percaya diri.
Sementara rekan satu tim Sainz, Charles Leclerc sukses melengkapi pencapaian Ferrari di balapan kandangnya dengan meraih posisi ketiga. Leclerc juga mencatatkan kecepatan impresif yaitu hanya memiliki margin 0,067 detik saja dari pemimpin balapan.
Pembalap Monako itu bertarung hebat untuk mencoba mengamankan posisi 1-2 buat Ferrari, mengingat Sirkuit Monza yang dipadati oleh para Tifosi, sebutan para penggemar tim balap Italia tersebut. Namun, Verstappen masih bisa melawan hingga Leclerc harus puas berada di P3 pada babak kualifikasi GP Italia.
Baca juga: Red Bull Fokus Pemulihan Cedera Daniel Ricciardo
"Perasaan ini sungguh hebat, terutama dengan dukungan para Tifosi di sini! Saya juga sangat bangga dan senang melihat Carlos (Sainz) berhasil meraih P1. Ini adalah hal yang mengagumkan untuk Ferrari dan dia (Sainz) juga telah melakukan pekerjaannya dengan baik sepanjang akhir pekan ini," kata Leclerc.
Selain menyempurnakan pencapaian Ferrari di sirkuit kandang mereka di Italia, ini juga merupakan pole pertama bagi Sainz di Formula 1 musim 2023. Di sisi lain, P4 dan P5 masing-masing diraih oleh George Russell
(Mercedes) dan Sergio Perez (Red Bull). Mereka juga saling beradu kecepatan dan terpaut tipis dari Sainz dengan margin masing-masing 0,377 detik dan 0,394 detik.
Melengkapi 10 besar, ada Alex Albon (Williams), Oscar Piastri (McLaren), Lewis Hamilton (Mercedes), Lando Norris (McLaren), dan Fernando Alonso (Aston Martin). (Z-6)
Arthur Leclerc akan membawa mobil Ferrari SF-25 di Sirkuit Yas Marina, Abu Dhabi menggantikan posisi Lewis Hamilton.
Charles Leclerc dan Lewis Hamilton kembali kesulitan di kualifikasi F1 GP Qatar, finis di luar posisi depan dan mengaku mobil Ferrari sulit dikendalikan.
Lewis Hamilton mengungkapkan bahwa kondisi pengereman sangat sulit dikendalikan dan menyebabkannya dalam kondisi yang sering kehilangan kendali di GP Las Vegas.
Charles Leclerc tampil begitu kesulitan sepanjang kualifikasi dan harus menempati posisi kesembilan. Sementara rekan setimnya Lewis Hamilton harus puas berada di posisi buncit.
Rumor mengenai masa depan Hamilton mulai mencuat setelah penampilan mengecewakan di GP Meksiko bulan lalu.
Semenjak didatangkan Ferrari, awal musim ini, Lewis Hamilton belum memenangkan satu pun balapan hingga seri ke-20 musim ini.
Audi secara resmi memulai babak baru dalam sejarah otomotif mereka dengan keberhasilan fire-up pertama mobil Audi Revolut F1 Team.
Pembalap McLaren, Lando Norris, dipastikan akan menggunakan nomor 1 pada jet daratnya di ajang Formula 1 musim depan.
Tim Formula 1 Mercedes dijadwalkan akan memperkenalkan penantang baru mereka, Mercedes-AMG F1 W17, secara daring, 22 Januari mendatang.
Tim pendatang baru di Formula 1, Cadillac, secara resmi mengumumkan penunjukan pebalap asal Tiongkok, Zhou Guanyu, sebagai pembalap cadangan di musim 2026.
Max Verstappen menekankan bagaimana peran Christian Horner yang selalu pasang badan untuknya di masa-masa sulit.
Menurut pembalap asal Belanda ini, kebijakan McLaren yang memberikan perlakuan setara kepada Norris dan Piastri justru menjadi bumerang bagi tim asal Inggris tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved