Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBALAP tim Monster Energy Yamaha Fabio Quartararo mengatakan dirinya yakin bisa memberikan kejutan di GP Austria, yang bergulir di Sirkuit Red Bull Ring, akhir pekan ini.
Dikutip dari keterangan resmi, Sabtu (19/8), Quartararo finis di urutan kesembilan pada sesi latihan bebas dan berhasil mengamankan satu tempat di Q2 hari ini. Ia juga memimpin sesi FP1 selama 45 menit dan menyelesaikannya di posisi kedua.
"Saya senang dengan performa saya di hari Jumat, karena menurut saya pada akhirnya sangat bagus untuk mengakhiri hari di Q2, dan saya memiliki kecepatan yang bagus pula, sehingga tujuan saya tercapai. Semoga besok kami bisa melangkah lebih maju," kata Quartararo.
Baca juga: Bagnaia tidak Peduli dengan Ancaman Binder di GP Austria
Lebih lanjut, pembalap Prancis itu mengatakan dia akan mencoba tetap fokus sembari mengevaluasi sisi teknis motor yang ia tunggangi demi meraih performa terbaik di akhir pekan.
Saya masih harus memeriksa data tentang aero baru karena saya agak terburu-buru (di sesi latihan bebas). Saya benar-benar ingin fokus pada cara berkendara dan perasaan saya (saat menaiki motor)," ucap dia.
"Saya merasa ini merupakan sebuah peningkatan yang baik, dan saya sangat senang tentang itu. Ini adalah salah satu langkah pertama yang harus kita lakukan," tambahnya.
Baca juga: Binder Tegaskan Tekad Akhiri Dominasi Ducati di GP Austria
Sementara itu, rekan satu tim Quartararo, Franco Morbidelli, mengakhiri latihan di posisi ke-17 dan tidak akan ambil bagian di Q2.
"Sayangnya, hari ini kami tidak bisa langsung masuk ke Q2. Selisihnya tidak besar, tapi cukup untuk saya berada di luar 10 besar. Saya mencoba melakukan performa yang lebih baik pada upaya kedua saya, tapi itu tidak cukup. Kami harus menggali lebih dalam besok untuk meningkatkan di beberapa area dan melihat apa yang bisa kami lakukan," jelas Morbidelli.
Direktur Tim Monster Energy Yamaha Massimo Meregalli mengatakan pihaknya akan mencoba untuk memberikan peningkatan buat kedua pembalapnya.
"Cuaca akan stabil dan bagus, dan itu pasti akan membantu kami saat kami menyempurnakan pengaturan sepeda. Hari ini kami telah mengidentifikasi ban yang akan kami gunakan untuk Sprint dan Race," tegas Meregalli. (Ant/Z-1)
Bagnaia mengaku mulai kehilangan kesabaran menunggu solusi dari Ducati atas kesulitannya dengan motor GP25.
Sejauh ini, finis terbaik Martin bersama Aprilia adalah posisi ketujuh di GP Ceko di Brno.
Marco Bezzecchi memimpin 19 lap pertama balapan di depan Marc Marquez, tetapi turun ke posisi kedua, lalu ketiga setelah gagal bersaing dengan Marquez dan Fermin Aldeguer.
Francesco Bagnaia kesulitan menemukan performa terbaiknya di motor GP25 yang memiliki karakteristik pengereman yang bertolak belakang dengan gaya balapnya.
Pada tujuh kali balapan GP Austria sebelumnya, Marc Marquez selalu gagal finis terdepan pada balapan utama di Spielberg.
Enea Bastianini memulai balapan dari posisi start kelima musim ini, sebelum akhirnya mampu mengamankan finis lima besar di balapan kandang tim KTM.
Meski sepanjang kariernya di MotoGP terbiasa dengan mesin Inline4, Quartararo membantah jika performa buruk itu disebabkan oleh proses adaptasi gaya balap.
Kabar mengenai kepindahan Fabio Quartararo mencuat setelah adanya laporan yang menyebutkan ia telah menyepakati kontrak berdurasi dua tahun bersama Honda.
Fabio Quartararo mengakui bahwa kehadiran mesin V4 membawa tantangan teknis yang sangat berbeda dibandingkan mesin inline-4 yang selama ini ia kendarai.
Pada uji coba sebelumnya di Misano, Quartararo kurang puas dengan performa V4.
Bezzecchi menjadi pembalap pertama yang menuntaskan balapan dengan keunggulan lebih dari dua detik atas Raul Fernandez di posisi kedua.
Fabio Quartararo tampil luar biasa di kualifikasi MotoGP Australia 2025. Pebalap Yamaha itu merebut pole position dengan rekor lap baru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved