Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
DUEL ganda putra terbaik Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan akan tesaji di babak perempat final Jepang Terbuka, Jum'at (28/7). Di babak kedua, mereka mengalahkan lawan masing-masing, Kamis (27/7).
Fajar/Rian melangkah ke perempat final lebih dulu. Ganda putra nomor satu dunia itu lolos tanpa bertanding karena lawan mereka, Kim Astrup/Anders Skaarup Rasmussen dari Denmark mengundurkan diri.
"Kami bersyukur bisa maju ke babak perempatfinal tanpa bertanding, tapi di sisi lain kami bersimpati untuk Kim (Astrup) yang harus pulang ke Denmark karena alasan keluarga. Doa kami yang terbaik untuknya," kata Fajar.
Baca juga : Fajar/Rian Kalahkan Ahsan/Hendra di Perempat Final Jepang Terbuka 2023
"Hari ini kami langsung latihan untuk mempersiapkan laga besok. Kami bisa memanfaatkan waktu untuk mengembalikan kondisi lagi," lanjutnya.
Sementara Hendra/Ahsan mengalahkan pasangan Korea, Seo Seung Jae/Kang Min Hyuk dalam pertarungan tiga gim 12-21, 21-10 dan 21-19. Wakil Korea itu cukup menyulitkan langkah The Daddies.
Di gim pertama, Kang/Seo berhasil meredam permainan Hendra/Ahsan dan unggul di interval 11-8. Selepas interval, Hendra/Ahsan kesulitan meladeni tekanan Kang/Seo hingga harus kehilangan gim pertama 12-21.
Baca juga : Fajar/Rian Mengaku Bisa Kalahkan The Daddies karena Lebih Bugar
Masuk ke gim kedua, Hendra/Ahsan mencoba bangkit dan berhasil mengembalikan keunggulan di interval dengan 11-8. Hendra/Ahsan mengunci Kang/Seo di angka 10 dan merebut gim kedua 21-10 untuk memaksakan rubber game.
Pada gim penentuan, Hendra/Ahsan sempat tertinggal 7-11. Namun, mereka mampu mengejar dan balik memimpin 14-12. Bermain dengan konsisten di sisa pertandingan gim ketiga ini, Hendra/Ahsan berhasil mengunci kemenangan dengan skor 21-19.
Ini menjadi kemenangan kedua Hendra/Ahsan dari lima pertemuan mereka. "Mengucap syukur alhamdulillah bisa melewati pertandingan hari ini dengan kemenangan. Pertandingan yang tidak mudah tapi kami berhasil melewatinya," kata Ahsan.
Baca juga : Fajar/Rian Lolos ke 16 Besar Jepang Terbuka 2023
Hendra/Ahsan memastikan akan menyiapkan laga melawan rekan senegaranya Fajar/Rian dengan baik. Ini akan menjadi pertemuan ketujuh bagi kedua pasangan dengan rekor pertemuan imbang 3-3.
"Kami mau istirahat, mengembalikan kondisi dulu. Besok bersiap lawan Fajar/Rian," kata Ahsan menambahkan.
"Kami pastinya tidak mau kalah lawan Fajar/Rian," kata Hendra.
Langkah mereka tidak diikuti pasangan Indonesia lainnya, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri. Juara All England 2022 ini dikalahkan Juara Dunia 2022 dari Malaysia, Aaron Chia/Soh Wooi Yik dengan 12-21 dan 10-21. (Z-4)
Sejak Senin (8/9), Dito Ariotedjo tidak lagi menjabat sebagai Menpora.
Foto Mohammad Ahsan kini berada bersama sejumlah legenda bulu tangkis, termasuk Liem Swie King, Alan Budikusuma, Hariyanto Arbi, Tontowi Ahmad, dan Liliana Natsir.
Mohammad Ahsan bersama dengan Hendra Setiawan juga membuka segmentasi bisnis di bidang penyewaan fasilitas olahraga dengan membuka Daddies Arena.
Penggemar yang menyaksikan fun match tersebut terlihat terhibur dengan duel mantan pemain nomor satu dunia itu. Sesekali keempatnya bercanda saat menghadapi satu sama lain.
Ganda putra bulu tangkis Indonesia Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan melaju ke babak 16 besar Indonesia Masters seusai menundukkan ganda Taiwan Chien-Wei Chiang/Hsuan-Yi Wu, 21-19 dan 22-20.
Hendra Setiawan, mengatakan ia dan Mohammad Ahsan ingin tampil maksimal di turnamen terakhir mereka sebelum pensiun, yaitu Indonesia Masters 2025.
Indonesia terakhir kali mencicipi gelar juara sektor ganda putra di Indonesia Masters pada edisi 2023, melalui pasangan Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin.
Dukungan masif dari suporter di Istora diakui menjadi suntikan energi tambahan bagi Fikri. Baginya, atmosfer legendaris arena ini memberikan dampak positif yang luar biasa.
Di partai ketiga fase grup BWF World Tour Finals, Fajar/Fikri akan berhadapan dengan Liang Weikeng/Wang Chang.
FAJAR Alfian menatap peluang meraih hasil lebih baik pada BWF World Tour Finals 2025 dengan pasangan barunya, Muhammad Shohibul Fikri.
Fajar/Fikri menyebut performa Raymond/Joaquin sebagai harapan baru bagi keberlanjutan tradisi kuat sektor ganda putra bulu tangkis Indonesia di level dunia.
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri harus absen dalam BWF World Tour Super 500 Kumamoto Masters karena terkendala visa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved