Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
DUEL ideal di laga final tunggal putra Wimbledon 2023 terjadi pada Minggu, 16 Juni 2023, besok. Carlos Alcaraz mewakili generasi masa depan akan menantang petenis kawakan Novak Djokovic.
Alcaraz, saat ini di peringkat satu dunia, yakin dia bisa menang meski Djokovic dalam empat edisi terakhir mendominasi selalu juara di All England Club.
Alcaraz yang berusia 20 tahun menjadi petenis termuda mencapai final Wimbledon sejak seniornya Rafael Nadal pada 2006.
Baca juga : Djokovic Jalankan Misi Samai Rekor para Pendahulu
Pada laga empat besar yang berlangsung Sabtu (15/7) dini hari, Alcaraz menyingkirkan Daniil Medvedev 6-3, 6-3, 6-3. Adapun Djokovic di semifinal mengalahkan Jannik Sinner 6-3, 6-4, 7-6 (7/4).
Pertemuan terakhir Alcaraz dan Djokovic terjadi di semifinal Prancis Terbuka Juni lalu yang berakhir kemenangan untuk petenis Serbia itu. Alcaraz tak merasa gentar menghadapi pemegang 23 gelar grand slam tersebut. "Saya yakin bisa mengalahkannya di sini," kata Alcaraz.
Baca juga : Ons Jabeur Selangkah Lagi Menuju Gelar Grand Slam Pertamanya
"Melawan Novak akan menjadi spesial. Tidak ada waktu untuk takut, tidak ada waktu untuk lelah," imbuh petenis Spanyol itu.
Ini untuk pertama kalinya Alcaraz lolos ke final Wimbleoin. Pertarungan servis mendominasi set pembuka hingga Alcaraz mengonversi break point untuk memimpin 5-3.
Medvedev sempat mengejar di awal gim set kedua namun Alcaraz bangkit lagi pada untuk memimpin dengan meyakinkan dan menuntaskan laga dengan kemenangan. (AFP/Z-4)
Djokovic terakhir kali manjurai Grand Slam dalam US Open 2023
Bagi Djokovic, kekalahan ini menjadi momen pahit karena untuk pertama kalinya ia takluk di final Melbourne setelah 10 kali selalu menang.
Rod Laver Arena akan menjadi ruang sidang sejarah pada Minggu (1/2). Novak Djokovic dan Carlos Alcaraz tidak sekadar memperebutkan trofi Australia Terbuka
Petenis Italia Jannik Sinner mengakui kekalahannya dari Novak Djokovic di semifinal Australia Terbuka sebagai salah satu yang paling menyakitkan dalam kariernya.
Setelah kalah di set pertama dan kemudian tertinggal 1-2, Djokovic bangkit mengalahkan juara bertahan dua kali itu dengan skor 3-6, 6-3, 4-6, 6-4, 6-4.
PETENIS Novak Djokovic mengalahkan Jannik Sinner dalam pertandingan lima set, Jumat (30/1) dan mengamankan tiket ke final Australian Open 2026.
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved