Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
NOVAK Djokovic meminta agar laga larut malam di Wimbledon dihilangkan karena dirinya tidak mau memainkan pertandingan yang sama namun dalam kondisi yang jauh berbeda.
Juara bertahan itu melaju ke perempat final ke-14 Wimbledon usai menang empat set atas Hubert Hurkacz dalam laga yang dimulai pada Minggu (9/7) malam namun berakhir pada Senin (10/7) sore.
All England Club memiliki aturan bahwa semua laga harus dihentikan pada pukul 23.00, baik laga itu selesai atau tidak, karena venue mereka berada di kawasan perumahan.
Baca juga: Melaju ke Perempat Final Wimbledon, Rune Tegaskan tidak Takut dengan Alcaraz
Djokovic merasa dimulainya pertandingan di Centre Court pada 13.30 waktu setempat terlalu telat dan mengusulkan laga digelar lebih cepat, mulai pukul 12.00.
"Pembatasan jam ini lebih sulit diubah karena kita berada di kawasan perumahan," ujar Djokovic.
"Karenanya, saya merasa lebih baik pertandingan dimulai lebih awal, misalnya pukul 12.00. Saya rasa itu akan sangat menguntungkan," lanjutnya.
Baca juga: Kalahkan Berrettini, Alcaraz Melaju ke Perempat Final Wimbledon
Ketika laga melawan Hurkacz dihentikan pada Mingu (9/7), Djokovic tengah unggul dua set.
Ketika laga itu dilanjutkan, Hurkacz merebut set ketiga sebelum Djokovic mengakhiri laga dengan kemenangan 7-6 (8/6), 7-6 (8/6), 5-7, dan 6-4.
Adapun kemenangan Djokovic atas Stan Wawrinka di putaran ketiga terjadi 15 menit sebelum pembatasan waktu pertandingan dimulai.
"Bak memainkan dua laga yang berbeda. Malam tadi dan hari ini. Kondisinya sangat berbeda. Bermain dengan atap tertutup dan terbuka, sangatlah berbeda," pungkas Djokovic. (AFP/Z-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
“Senang bisa kembali lagi, ini jelas lapangan favorit saya,”
Novak Djokovic, awalnya, memproyeksikan Adelaide International sebagai ajang pemanasan utama sebelum bertarung di Australia Terbuka.
“Saya tidak pernah meremehkan lawan-lawan saya. Saya punya banyak hal untuk dipertaruhkan dan dia tidak, jadi saya harus berhati hati,”
NOVAK Djokovic menandai kembalinya ke lapangan setelah tiga pekan absen dengan kemenangan meyakinkan atas Alejandro Tabilo pada babak 16 besar turnamen ATP Athena, Selasa (4/11)
Novak Djokovic dipastikan lolos ke ATP Finals 2025 ketika undian untuk turnamen ATP 500 di Basel dan Wina dirilis, dikutip dari ATP, Minggu (19/10).
Novak Djokovic masih mengejar satu gelar lagi untuk menggeser petenis Australia Margaret Court dalam perebutan gelar tunggal Grand Slam terbanyak dalam sejarah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved