Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
CARLOS Alcaraz mengalahkan Matteo Berrettini lewat pertarungan empat set untuk melaju ke perempat final Wimbledon untuk kali pertama, Senin (10/7).
Berrettini, finalis Wimbledon 2021, memenangi set pertama namun Alcaraz bangkit dan memenangi tiga set berikutnya 3-6, 6-3, 6-3, dan 6-3.
Alcaraz, yang merupakan unggulan pertama, dipandang sebagai ancaman terbesar bagi juara bertahan Wimbledon Novak Djokovic, yang sudah tidak terkalahkan di Centre Court selama 10 tahun terakhir.
Baca juga : Tsitsipas Melaju ke Putaran Kedua Australia Terbuka
Meski begitu, petenis Spanyol itu dikejutkan oleh Berrettini, yang memenangkan set pertama. Petenis Italia berperingkat 38 dunia itu sukses mematahkan servis Alcaraz di gim kedelapan.
AFP/Adrian DENNIS--Petenis Italia Matteo Berrettini
Namun, Alcaraz bangkit di set kedua, mematahkan servis Berrettini di gim keempat untuk menyamakan kedudukan.
Baca juga : Kemenangan Alcaraz Simbolkan Perubahan Generasi
Petenis berusia 20 tahun itu kemudian memenangi set ketiga dan keempat untuk memastikan diri meraih tiket ke babak perempat final.
Prestasi Alcaraz di lapangan rumput kurang apik namun, bulan lalu, dia sukses menjadi juara di Queen's Club.
"Saya benar-benar ingin bermain di perempat final di sini. Itu adalah target saya pada tahun ini," ujar jawara Amerika Serikat (AS) Terbuka itu, yang terhenti di putaran empat Wimbledon tahun lalu.
"Saya bermimpi untuk tampil di final Wimbledon dan kemudian menjadi juara, suatu hari nanti. Hari ini, saya sangat gembira bisa mencapai perempat final," lanjut Alcaraz. (AFP/Z-1)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Carlos Alcaraz melangkah ke babak kedua Australia Terbuka 2026 usai menundukkan petenis tuan rumah Adam Walton dengan skor 6-3, 7-6(2), 6-2.
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
Carlos Alcaraz dan Aryna Sabalenka ditetapkan sebagai unggulan teratas, memimpin undian tunggal putra dan putri dalam turnamen yang akan berlangsung di Melbourne Park tersebut.
Carlos Alcaraz datang ke Australia setelah mengoleksi enam gelar Grand Slam. Namun, Australia Terbuka masih menjadi satu-satunya turnamen mayor yang belum pernah ia menangi.
Spanyol yang dipimpin kapten David Ferrer akan mengandalkan Jaume Munar, Pedro Martinez, dan Pablo Carreno Busta.
JANNIK Sinner menutup musim 2025 yang penuh gejolak dengan cara paling manis. Di hadapan publik Turin, Senin (17/11) WIB, petenis Italia itu mempertahankan gelar ATP Finals.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved