Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PETENIS asal Italia Jannik Sinner mencapai perempat final Wimbledon keduanya secara beruntun dengan kemenangan straight set atas petenis Kolombia Daniel Elahi Galan, Minggu (9/7) waktu setempat. Sinner menang dengan skor 7-6 (7-4), 6-4, 6-3, dan akan menghadapi peringkat ke-92 asal Rusia Roman Safiullin untuk memperebutkan satu tempat di semifinal.
Petenis Italia berusia 21 tahun itu melepaskan 42 winner dengan 12 ace melewati peringkat 85 Galan, yang menunjukkan penampilan bertahan yang tak tergoyahkan.
Dia menyelamatkan 14 break point pertama yang dia hadapi, dengan total 17 dari 20 break point dalam pertandingan.
Baca juga: Aldila/Middelkoop Lolos ke 16 Besar Ganda Campuran Grand Slam Wimbledo
Galan bahkan melakukan break untuk pertama kalinya pada set kedua untuk memimpin 2-0 tetapi tidak mampu mempertahankan momentum singkat karena Sinner melakukan break dua kali untuk membuka keunggulan dua set dan unggul 5-2 pada set ketiga.
Galan, bermain di babak 16 besar untuk pertama kalinya, menyelamatkan match point di gim kedelapan tetapi pertandingan itu berakhir ketika dia melakukan pukulan backhand yang terlalu panjang di gim berikutnya. "Saya tidak merasa baik di lapangan. Dia memiliki servis yang bagus jadi saya harus mencoba dan memenangi poin penting," kata Sinner seperti dilansir dari Antara.
Baca juga: Langkah Alcaraz di Wimbledon masih Mulus
Sinner meminta maaf kepada penonton atas sikapnya di lapangan ketika dia memprotes wasit atas seruan yang dia klaim tidak masuk akal. "Ada beberapa protes, maaf teman-teman, itu terjadi. Para pemain merasa frustrasi tetapi inilah olahraga tenis," ujar Sinner.
Tahun lalu, Sinner menyia-nyiakan keunggulan dua set untuk kalah dalam lima set melawan Novak Djokovic di perempat final. (Z-6)
Boris Becker baru berusia 17 tahun, tujuh bulan, dan 15 hari ketika ia mengalahkan Kevin Curren pada 1985, menjadikannya juara tunggal putra Wimbledon termuda sepanjang masa.
Swiatek mengalahkan Guo Hanyu, petenis dari babak kualifikasi, dengan skor meyakinkan 6-3, 6-1.
Sinner memilih untuk fokus ke pemulihan cedera yang didapatnya di Wimbledon 2025.
Juara Wimbledon 2025 Jannik Sinner memberikan hadiah berupa bola tenis bertanda tangan kepada Pangeran George dan Putri Charlotte.
Carlos Alcaraz mengaku kekalahannya atas Jannik Sinner di Wimbledon memotivasinya untuk terus berkembang.
Jannik Sinner berhasil mengukir sejarah di Wimbledon setelah menundukan rivalnya Carlos Alcaraz 4-6, 6-4, 6-4, 6-4.
Janice Tjen cetak sejarah di Australian Open 2026 usai tumbangkan Leylah Fernandez. Dukungan diaspora Indonesia di ANZ Arena jadi pemicu mental.
Analisis taktik Janice Tjen yang sukses menumbangkan pemain unggulan. Variasi pukulan dan kecerdasan lapangan jadi kunci utama.
Ranking WTA Janice Tjen terbaru 2026 mengalami lonjakan signifikan. Simak posisi terkini, prestasi, dan peluang petenis Indonesia ini ke 50 besar dunia.
Profil lengkap Leylah Fernandez, petenis unggulan Kanada yang dikalahkan wakil Indonesia Janice Tjen di putaran pertama Australian Open 2026.
JANICE Tjen kembali mengukir sejarah bagi tenis Indonesia di panggung dunia. Tampil sebagai debutan di Australia Terbuka, petenis asal Jakarta ini sukses melaju ke babak kedua.
LANGKAH ambisius Carlos Alcaraz untuk melengkapi koleksi gelar Career Grand Slam dimulai dengan hasil positif di Melbourne Park di Australian Open 2026
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved