Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Penjaring Komite Olimpiade Indonesia (KOI/ NOC Indonesia) mulai melakukan verifikasi dokumen bakal calon Ketua Umum-Wakil Ketua Umum, Komite Eksekutif, dan Dewan Etik untuk pemilihan pengurus periode 2023-2027. Verifikasi data dilakukan menuju kongres pemilihan yang akan diadakan di Jakarta, 30 Juni mendatang.
Ada dua bakal calon Ketua Umum-Wakil Ketua Umum yang mendaftarkan diri kemudian 24 bakal calon Komite Eksekutif, dan tujuh bakal calon Dewan Etik.
Petahana Raja Sapta Oktohari maju lagi sebagai bakal calon Ketum didampingi Ismail Ning. Adapun penantangnya yakni Oegroseno yang berpasangan dengan Djoko Pekik. Tim Penjaring masih harus memeriksa kelengkapan bakal calon telah memenuhi persyaratan.
Baca juga: Calonkan Diri Jadi Ketum KOI, Okto Ingin Banyak Atlet Berprestasi di Olimpiade
"Kami memiliki waktu mengidentifikasi dokumen secara detail. Apakah sudah sesuai dengan persyaratan. Misalnya rekomendasi dari cabang olahraga yang telah ditetapkan serta syarat-syarat lain, seperti untuk Komite Eksekutif pernah menjabat 10 tahun," kata Ngatino, Senin (19/6).
Setelah melalui proses verifikasi, Tim Penjaring akan menginformasikan kekurangan-kekurangan dokumen. Ngatino menjelaskan berdasarkan pemeriksaan singkat terdapat beberapa persyaratan bakal calon yang belum lengkap.
Baca juga : Pemilihan Ketua KOI Diikuti 66 Pemilik Suara
"Paling lama 20 Juni kami sudah selesai verifikasi. Selanjutnya akan kami informasikan kepada yang bakal calon yang telah mendaftar. Target kami pada 24 Juni harus sudah final dan hasil itu akan kami bawa ke kongres," imbuh Ngatino.
Pria yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Kickboxing Indonesia itu menepis anggapan Tim Penjaring mempersulit pendaftaran. Ngatino menrgaskan tim bekerja berdasarkan aturan yang ada.
"Kalau paham dari awal ya tentu kami tidak mau mempersulit. Semua persyaratan kan sudah ada tertulis di AD/ART dan Peraturan Organisasi. Kami bekerja berdasarkan aturan tersebut," tukasnya. (Z-4)
Keikutsertaan Indonesia di AYG dan ISG bukan semata untuk berkompetisi, melainkan juga sebagai upaya diplomasi olahraga.
SEKJEN Komite Olimpiade Indonesia (KOI) Wijaya Mithuna Noeradi didampingi kuasa hukumnya, Hutomo Lim, memenuhi panggilan penyidik Polda Metro Jaya terkait kasus dugaan pencemaran nama baik.
Raihan dua medali emas menyamai perolehan medali kontingen Merah Putih pada 32 tahun lalu di Olimpiade Barcelona 1992.
Sebanyak enam atlet dinyatakan positif Covid-19 dalam waktu kurang dari satu minggu penyelenggaraan Olimpiade Paris 2024.
Peraih tiga keping medali di Olimpiade itu menghembuskan napas terakhirnya pada Minggu (14/1) dini hari di Rumah Sakit Umum Daerah Jayapura, Papua.
"Selamat untuk Fathur. Perjuangan belum usai, kita akan berjuang bersama menjaga Merah Putih di Olimpiade Paris,”
AHLI gizi di luar negeri menekankan bahwa kurma merupakan sumber energi cepat yang nyata dan berguna dalam rutinitas makan sehari-hari.
Tak kalah mencuri perhatian, Richie Leo, pelari berusia 67 tahun, membuktikan bahwa usia bukan halangan dengan memenangkan kategori Master.
Berbeda dari konsep fun run pada umumnya, PacaRUN justru mengajak peserta untuk melambat, membuka diri, dan menikmati setiap momen.
Nutrisi olahraga menjadi faktor penting yang menentukan energi, performa, dan pemulihan tubuh saat berolahraga.
Saat skor sempat imbang 16-16, Jonatan memilih bermain lebih tenang setelah membaca kecenderungan lawan yang mulai meningkatkan serangan.
Sabar/Reza tampil kompetitif pada gim pertama. Didampingi Hendra Setiawan sebagai pelatih, mereka memanfaatkan celah permainan lawan dan menutup interval dengan keunggulan 11-9.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved