Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Pengurus Pusat Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PP PTMSI) Oegroseno kembali menegaskan bahwa tidak ada dualisme kepemimpinan di induk cabang olahraga tenis meja Tanah Air.
Menurut dia yang ada ialah kepengurusan ganda karena KONI mengakui Pengurus Besar Persatuan Tenis Meja Seluruh Indonesia (PB PTMSI).
Baca juga: PB PGI Siapkan Tujuh Pegolf untuk SEA Games 2023
"Jika kita taat azas dan hukum, KONI tidak perlu memaksakan kehendaknya dengan mengakui PB PTMSI yang ilegal itu. Dalam PP 16/2007 tentang Keolahragaan, Bagian Ketiga Organisasi, Pasal 47 ayat 4 secara tegas menyebutkan bahwa cabang olahraga atau induk organisasi cabang olahraga yang memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam ayat 2 wajib menjadi anggota federasi olahraga internasional dan yang diakui di federasi internasional adalah PP PTMSI," kata Oegroseno dalam keterangannya yang diterima Media Indonesia, Sabtu (15/4).
Mantan Wakil Kapolri itu menganalogkan bahwa PP PTMSI dan PB PTMSI seperti dua mobil yang sama, namun hanya satu yang dilengkapi STNK.
Baca juga: Valentine Lonteng Janji Buat Kejutan di SEA Games 2023
Oegroseno mengatakan salah satu hal yang bisa menguatkan bahwa PP PTMSI satu-satunya organisasi tenis meja Indonesia yang diakui federasi internasional adalah adanya surat dari South East Asian Table Tennis Acociation (SEATTA) ditujukan langsung kepada dirinya.
Surat itu berisi tentang keikutsertaan atlet tenis meja Indonesia di SEA Games ke-32 Kamboja. PP PTMSI sendiri memang sudah mengirim entry by name melalui Komite Olimpiade Indonesia (KOI) ke panitia SEA Games 2023 (CAMSOC).
Sebelum mengirim entry by name itu, PP PTMSI seperti dikatakan Oegroseno, sudah melakukan prosedur yang diminta oleh Komite Olimpiade Indonesia (KOI) di antaranya adalah seleksi atlet yang diawali dengan tes fisik lengkap, review oleh KOI dua kali, data seragam kontingen, pendaftaran akreditasi, tes doping dan sudah diterima resmi oleh IADO. (Z-6)
Tata kelola organisasi yang profesional dan pemenuhan standar global menjadi harga mati yang tidak bisa ditawar jika ingin melangkah lebih jauh di level internasional.
Martina Ayu Pratiwi dan Muhammad Zidane sama sama mengoleksi dua emas pada hari pertama.
Saat ini, pengurus sepak takraw sudah ditetapkan, yaitu Pengurus Besar Persatuan Sepak Takraw Seluruh Indonesia (PB PSTI) periode 2025-2029 yang dipimpin Ketua Umum Surianto.
KOMITE Olimpiade Indonesia (KOI) dan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mengakui telah menyepakati secara bersamaan soal target SEA Games 2025.
Menteri Pemuda dan Olahraga Erick Thohir meminta masukan dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat terkait program deregulasi aturan di Kementerian Pemuda dan Olahraga.
ISFEX 2025 digelar di ICE BSD 6-9 November, menghadirkan 100 exhibitor dan turnamen olahraga internasional untuk dukung ekosistem olahraga nasional.
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Prabowo juga memberikan nasihat kepada lifter nasional Rizki Juniansyah yang baru saja menerima bonus sebesar Rp1 miliar dan kenaikan pangkat dua tingkat lebih tinggi.
Presiden Prabowo Subianto menyerahkan bonus bagi atlet berprestasi SEA Games ke-33 Thailand. Ia berpesan dana tersebut dijadikan tabungan, bukan sekadar upah.
Anggota Komite Eksekutif KOI dituding menekan salah satu atlet kickboxing Indonesia.
Indonesia juga mendorong agar SEA Games lebih memprioritaskan Olympic Number.
Capaian Indonesia di SEA Games 2025 mencerminkan kerja keras dan disiplin atlet nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved