Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung buka suara terkait isyarat mundur yang disampaikan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali.
Ia mengatakan, jika memang pria yang kini menjabat Wakil Ketua Umum PSSI itu berkehendak mundur dari kabinet dan sudah disetujui Presiden Joko Widodo, pengumuman tinggal menunggu waktu saja.
"Kalau Pak Zainuddin Amali sudah menyampaikan itu, tafsirnya ya seperti yang disampaikan Pak Zainuddin Amali. Tinggal ditunggu saja," ujar Pramono di Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin (20/2).
Kendati demikian, ia mengaku belum mengetahui adanya surat pengunduran diri dari Zainudin. Ia juga belum mendengar kabar terkait sosok yang akan menggantikan posisi politisi Golkar itu di kabinet.
"Surat pengunduran diri pasti pembicaraan secara langsung antara Pak Zainudin Amali dengan Pak Presiden," tuturnya.
Sedianya, Pramono menjelaskan bahwa semua pembantu presiden di Kabinet Indonesia Maju yang hendak mengikuti kontestasi dalam organisasi di luar pemerintahan pasti sudah melapor kepada presiden.
Jika pencalonan terus dilanjutkan sampai ke tahap akhir, itu pasti sudah seizin Kepala Negara.
"Baik Pak (Menteri BUMN) Erick Thohir menjadi ketua umum PSSI maupun Pak Zainuddin Amali menjadi wakil ketua, pasti sudah mendapatkan izin dari Presiden," tandasnya.
Terpisah, pengamat politik Ray Rangkuti mempertanyakan posisi rangkap jabatan menteri kabinet kerja era Presiden Joko Widodo yang banyak mengisi posisi sebagai pengurus di organisasi cabang olahraga. Menurutnya, selain soal adanya potensi konflik kepentingan, rangkap jabatan itu juga bisa menggangu fokus kerja para pembantu presiden.
"Jadi selain adanya menimbulkan konflik kepentingan, mereka ini bagaimana bisa mengatur waktu kerja mereka, sudah jadi menteri, pengurus cabang olahraga, ada juga yang jadi ketua umum partai juga. Walaupun pak Jokowi sempat bilang boleh asalkan bisa bagi waktu, tapi ini juga soal Etika, apa sih yang mau dikejar," kata Ray (OL-8)
Pramono Anung menyebut, Pemprov DKI Jakarta menyediakan fasilitas mudik gratis bagi warga yang ingin pulang ke kampung halaman.
Program SSG merupakan solusi nyata bagi sekolah yang mayoritas siswanya berasal dari keluarga prasejahtera.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyiapkan program beasiswa luar negeri untuk peserta didik Jakarta menyerupai skema Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP).
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meminta PT Transjakarta memberi sanksi tegas kepada operator bus BMP & MYS terkait kecelakaan di Swadarma akibat human error.
Polda Metro Jaya belum menetapkan tersangka kasus kecelakaan TransJakarta di Swadarma. Gubernur Pramono Anung sebut faktor human error dan jam kerja sopir.
Selain Tom Lembong, masih ada beberapa mantan menteri era Jokowi yang terjerat kasus korupsi. Berikut beberapa mantan menteri tersebut.
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Jokowi.
“Setahu saya ada. Kan Pak Prabowo sudah ngomong kalau nama-nama dari kabinet Pak Jokowi yang bagus-bagus akan juga dipakai untuk membantu beliau."
MENTERI Sosial Tri Rismaharini bungkam saat ditanya rencana mundur dari kabinet Presiden Jokowi. Ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke awak media, Selasa (3/9).
PDIP berharap reshuffle kabinet di akhir masa jabatan ditujukan untuk meningkatkan kinerja. Pasalnya, persoalan perekonomian rakyat mendesak untuk diselesaikan.
Saat ditanya lebih lanjut soal Menteri ESDM Arifin Tasrif yang akan digantikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Presiden enggan menjawab kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved