Headline
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Serangan terhadap pasukan perdamaian melanggar hukum internasional.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMAIN ganda putri Indonesia Siti Fadia Silva Ramadhanti dinyatakan mengalami cedera ligamen pergelangan kaki kanan saat melakoni pertandingan semifinal bersama Apriyani Rahayu di Malaysia Open 2023 di Kuala Lumpur, hari ini.
Apriyani/Fadia mundur di tengah pertandingan saat menghadapi pasangan China, Chen Qing Chen/Jia Yi Fan. Wakil Indonesia itu memutuskan tak melanjutkan laga saat kedudukan 0-2 di awal gim kedua setelah kalah 9-21 di gim pertama.
Insiden bermula ketika Fadia berupaya mengembalikan shuttlecock dari pasangan China yang mengarah ke pojok kanan lapangan. Namun saat berusaha menghalau bola, Fadia jatuh tersungkur.
"Fadia sudah langsung mendapat perawatan baik oleh panitia pertandingan. Dari laporan dokter BWF dari panitia pelaksana Malaysia Open, Fadia dinyatakan mengalami strain ligament pergelangan kaki kanan," kata Tim Medis PBSI dr. Vetinly Tan dalam keterangan tertulis PBSI yang diterima di Jakarta.
Baca juga: Apriyani/Fadia Mundur di Semifinal Malaysia Terbuka Usai Fadia Cedera Engkel
Namun menurut dokter, Fadia masih harus menjalani MRI di Jakarta untuk mengetahui tingkat keparahan cedera yang dialaminya.
Dengan mundurnya Apriyani/Fadia maka Indonesia hanya bisa berharap kepada ganda putra Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto yang akan menjalani laga semifinal di partai terakhir nanti melawan pasangan Korea Selatan Kang Min Hyuk/Seo Seung Jae.
Sementara itu, satu-satunya wakil ganda campuran Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja gagal melaju ke final setelah dihentikan unggulan pertama asal China Zheng Si Wei/Huang Ya Qiong 16-21, 18-21.(Ant/OL-4)
Meski secara umum performanya meningkat, Indra menyoroti beberapa aspek krusial yang harus segera dibenahi Alwi Farhan.
Kepala Pelatih Tunggal Putri PP PBSI, Imam Tohari, menekankan pentingnya peningkatan kepercayaan diri dan kematangan permainan bagi Putri Kusuma Wardani (Putri KW).
Meski menunjukkan potensi besar, konsistensi Raymond Indra/Nikolaus Joaquin di level elite dinilai masih perlu dipoles melalui perbaikan komunikasi dan ketajaman analisis di lapangan.
Ganda putra Indonesia Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, terhenti di babak semifinal setelah takluk dari wakil Tiongkok, Hu Ke Yuan/Lin Xiang Yi dengan skor 19-21 dan 10-21.
Ganda putri Indonesia Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum menyerah dua gim langsung dari pasangan Jepang, Sumire Nakade/Miyu Takahashi, dengan skor 10-21 dan 20-22 di Orleans Masters.
Di semifinal Orleans Masters, Rachel/Febi akan berhadapan dengan pasangan Jepang Sumire Nakade/Miyu Takahashi.
LANGKAH mantap diawali pasangan ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti pada babak pertama Indonesia Masters 2026.
Fadia sudah mengeluhkan kondisi tidak fit saat akan tampil pada perempat final Super 750 Jepang Terbuka 2025, pekan lalu.
PEBULU tangkis Siti Fadia Silva Ramadhanti fokus pada penguatan persiapan individu jelang Piala Sudirman 2025 yang akan berlangsung di Tiongkok pada 27 April-4 Mei.
PASANGAN ganda putri Indonesia, Apriyani Rahayu/Siti Fadia Silva Ramadhanti dan Rachel Allessya Rose/Meilysa Trias Puspitasari menang di babak 32 besar Orleans Masters 2025.
Menurut Siti Fadia Ramadhanti, bermain rangkap memberinya kesempatan untuk lebih memahami posisi-posisi yang harus diambil saat bertanding.
Di laga Indonesia Masters yang berlangsung selama 37 menit itu, Dejan/Fadia harus mengakui keunggulan Goh/Lai melalui dua gim langsung 16-21 dan 15-21.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved